Pemkot Balikpapan Terima Bantuan Dari Pegadaian, Beasiswa bagi Pelajar SMP dan Mts Negeri

0
32

oleh, eddybpn.

Penasatu.com, Balikpapan – Peduli pendidikan dikota Balikpapan ditengah pandemi covid-19. Kantor Wilayah (Kanwil) IV Pegadaian Balikpapan yang mencakup seluruh Kalimantan memberikan bantuan pendidikan yakni Beasiswa sebesar 150 juta.

Bantuan beasiswa nantinya akan diberikan kepada 5 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 1 Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di kota Beriman (Bersih Indah Aman dan Nyaman) sebutan kota Balikpapan.

Bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Kepala Kanwil IV Pegadaian Edy Purwanto kepada Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muhaimin MT, dihalaman kantor Pemeritah Kota (Pemkot) Balikpapan, Jum’at (4/9/2020).

Setiap sekolah masing-masing menerima bantuan sebesar 25 juta, dimana bantuan tersebut untuk menunjang kegiatan belajar mengajar secara daring bagi sekolah serta siswa yang kurang mampu ditengah pansemi covid-19.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan dari Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan serta Kepala Sekolah (Kepsek) dari SMPN 4, SMPN 5, SMPN 19, SMPN 20, SMPN 22, dan MTs Negeri Balikpapan.

Dihadapan awak media Edy mengungkapkan rasa bangga karena bisa hadir bersama untuk menyampaikan sesuatu yang bermanfaat bagi murid dan orangtua murid kurang mampu yang ikut terdampak akibat covid-19.  

Bantuan tersebut nantinya akan di distribusikan ke sekolah, namun setelah pihak sekolah melakukan verifikasi kepada siswa yang berhak memperoleh bantuan.

”Bantuan ini, bentuk partisipasi kami (Pegadaian) akan dunia pendidikan di Balikpapan, sekaligus menyampaikan peran kami kepada masyarakat akan pentingnya dunia pendidikan, terlebih ditengah pandemi saat ini,”

Sementara itu, Rizal Effendi sangat mengapresiasi kepada Pegadaian dan PDAM yang hari ini memberikan bantuan dan peduli akan pendidikan dikota minyak dalam membantu murid yang kurang mampu.

Lanjut Rizal, ditengah pandemi saat ini siswa kurang mampu sangat merasakan dampaknya, pasalnya sistem belajar mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka, dirubah melalui seistem daring (online).

Tentunya dengan adanya bantuan yang diberikan Pegadaian sebesar Rp150 juta serta PDAM yang memberikan 10 HP dan 1 laptop ini dapat mampu meringankan sedikit masalah yang dirasakan pelajar kurang mampu yang ada di Balikpapan.*

editor : penasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here