Sumaryanto : Hari Ini, Pesawat ATR 72 Milik NAM Air Batal Terbang ke Kubar

0
47

Sumariyanto, Kepala pelaksana unit Bandar Udara Melalan Kutai Barat.

Reporter : Ichal Penasatu.

Penasatu.com, Kutai Barat – Maskapai NAM Air dengan armada ATR 72 yang sebelumnya sudah di rencanakan terbang dari Bandara APT Pranoto Samarinda ke Melalan Kutai Barat pada hari ini, pukul 8.30 Wita setelah ditunggu ternyata batal terbang.

Ini dibenarkan Kepala pelaksana unit Bandar udara Melalan Sumaryanto saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Bandar Udara Melalan, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, Jumat (7/8/20) siang.

“Ya benar batal,” ujarnya.

Rencananya memang hari ini mulai penerbangan perdana. Tapi harus tertunda, bahkan bukan cuma tertunda, melainkan batal, tegas Sumaryanto.

Sebenarnya kami ( pihak bandara, red) sudah mengeluarkan slot time untuk pendaratan pesawat ATR-72 milik Sriwijaya Group tersebut.

Hanya saja, slot time yang seharusnya menjadi lampiran untuk pengajuan izin terbang atau FA ke Dirjen Perhubungan Udara ini. Ternyata baru diurus sehari sebelum terbang, sehingga begitu hari H nya izin belum dikeluarkan maka penerbangan perdana NAM Air ke Kubar hari ini batal, terang Sumaryanto.

Lebih lanjut Sumariyanto dia menjelaskan lagi, NAM Air ini kan penerbangan baru, seharusnya dari sejak awal mengurus FA-nya. Ternyata informasinya baru kemarin surat permohonan izinnya diajukan ke Dirjen Perhubungan Udara,” tegas Kepala Pelaksana Unit Bandara Melalan.

Masih Sumaryanto, bahwa diri nya belum bisa memastikan kapan pesawat yang diharapkan masyarakat Kubar itu jadi mendarat di bandar udara Melalan. Karena tergantung dari pihak NAM Air dan keluarnya izin FA dari Kemenhub.

“Harapan kita bisa segera, karena ini yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Tapi kan tergantung dari Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub dan dari Nam-nya sendiri,” pungkasnya.

Seperti diketahui Sebelumnya, bahwa NAM Air akan mulai melayani penerbangan dari dan menuju Kutai Barat pada 7 Agustus 2020. Dengan jadwal pada pukul 09.40 WITA dengan durasi 2 kali seminggu. Dan pesawat yang digunakan adalah jenis ATR 72 ini guna menggantikan maskapai sebelumnya yaitu Expres Air dengan ATR-42 nya yang berhenti sejak bulan Februari 2020 lalu.

sebenarnya Bandara Melalan ini hanya bisa didarati pesawat ATR 42. Namun NAM Air menggunakan pesawat ATR 72 dengan konsekuensi mengurangi 30% kapasitas penumpangnya dari 72 orang menjadi hanya 50 orang penumpang.

Terpisah Julianto Anggi, perwakilan Nam-air untuk Kubar saat dikonfirmasi menerangkan, dirinya tidak bisa menjelaskan penyebab kenapa pesawat ATR 72 batal terbang ke Kubar hari ini.

“Kita masih menunggu kabar dari pusat, mengenai batalnya pesawat hari ini batal terbang,” ujar Anggi.

Anggi membantah adanya isu bahwa pesawat NAM Air batal terbang hari ini lantaran tidak memiliki izin masuk ke bandara Melalan.


“NAM Air telah mengajukan surat ke Bandara mengenai slot time dan dari pihak bandara sudah mengeluarkan slot time untuk penerbangan hari ini,” tegasnya.

Dia juga mengatakan, bahwa NAM Air telah menerima kuota penerbangan dari pihak bandara.

Jadi lanjut Anggi, pihaknya sangat berharap bisa melakukan penerbangan hari ini. Namun entah apa alasannya kita masih menunggu informasi dari pusat. Kenapa hari ini tidak jadi. Sedangkan untuk pesawatnya sendiri saat ini sudah ada di Samarinda, ujarnya.

“Terkait para penumpang yang dijadwalkan berangkat hari ini dan telah membeli tiket, akan ada pengembalian uang tiket,” tegasnya.

Kami atas nama mamagement memohon maaf kepada masyarakat. Intinya kami siap melayani penerbangan Kubar Samarinda PP setiap Minggu dengan 2 kali penerbangan. Yakni setiap hari Senin dan Rabu, tutup Anggi.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here