SOA, Solusi Mahalnya BBM dan Sembako di Mahulu

0
224
Ketua DPRD Sementara Kabupaten Mahulu Kalimantan Timur.

Penasatu.com, Mahakam Ulu – Surutnya Air di Sungai Mahakam di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu sehingga berdampak pada transportasi sungai dan kebutuhan sembako serta BBM.Kamis 15/8/2019.

Dari pantauan penasatu.com untuk Kubar dan Mahulu, dalam perjalanan liputan dari Kutai Barat Ke Mahakam Ulu melalui jalur sungai mahakam dengan menumpangi Speed boad, jarak tempuh kurang lebih tiga setengah jam terhitung dari pelabuhan Kecamatan Tering Kutai Barat ke pelabuhan Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun, Rabu (14/8/2019).

Sungai mahakam yang menghubungkan kedua Kabupaten, saat ini sudah mulai sulit untuk di lewati kapal motor penumpang tujuan Long Bagun, Kubar dan Samarinda. Dan itu sudah berlangsung kurang lebih dua bulan terakhir.

“Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, yang juga politisi partai Gerindra, membenarkan terjadi nya kelangkaan sembako di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu. Itu dikarenakan surut(dangkal) nya sungai mahakam saat ini, sehingga kapal taxi tidak bisa tembus sampai ke Mahulu,” ujarnya.

Dirinya, lanjut Novita Bulan, mengakui akibat kemarau panjang ini, masyarakat di dua kecamatan diperbatasan itu kesulitan mendapatkan sembako dan kebutuhan pokok. Bahkan harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan drastis, terangnya.

“Dua kecamatan perbatasan yang mengalami kesulitan bahan pokok akibat kemarau itu yaitu Long Apari dan Long Pahangai, jelas Naovita. Kami (DPRD Mahulu) sudah berkomunikasi dengan dua camat, dari Juli lalu sejak awal datangnya kemarau. Karena mereka (Camat) punya kebijakan teknis untuk mengambil sikap, tuturnya pada penasatu.com, saat di Ujoh Bilang selepas pelantikan anggota DPRD, Selasa (13/8/19) lalu.

Dijelaskannya, DPRD bersama Pemkab Mahulu telah melakukan pembahasan terkait kemarau yang membuat pendangkalan Sungai Mahakam. Sehingga distribusi kebutuhan pokok menuju Mahulu terhambat.

Menurutnya, langkah yang harus diambil Pemkab yaitu, menganggarkan Speed Boad Subsidi Ongkos Angkut (SOA).

“Speed Boad subsidi ongkos angkut(SOA) untuk mengatasi mahalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan barang-barang sembako menuju dua kecamatan perbatasan itu,” ungkapnya.

Novita Bulan berharap, dengan adanya subsidi ongkos angkut(SOA) bisa diperuntukan bagi pendistribusian kebutuhan pokok tersebut, agar secepatnya harga berangsur normal, dan kebutuhan pokok masyarakat di dua kecamatan perbatasan segera kembali normal dan terpenuhi seperti semula.*

Kontributor: Ichal

Editor: Pena1.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here