Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Kubar, Persiapan Porprov 2022, Melak Juara Umum

0
297
Kompak : Para peserta berfoto bersama setelah usai penyerahan piala.

Penasatu.com, Kutai Barat – Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup  Kabupaten Kutai Barat tahun 2019 resmi ditutup oleh ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia Kubar Syamsuniq. Acara pentutupan berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Desnan Sendawar, Jln. Sendawar Raya Kecamatan Barong Tongkok, Sabtu sore (14/9/2019) kemarin.

Pada perhelatan kali ini Kecamatan Melak keluar sebagai juara umum pada kategori dewasa usai menyabet 4 emas dan 5 Perak, diurutan dua diraih oleh Kecamatan Linggang Bigung dengan 4 emas, 1 perak dan 2 perunggu, disusul dari Kecamatan Barong Tongkok melengkapi 3 besar juara umum kategori dewasa, usai mendulang 1 emas dan 2 perak.

Sementara itu pada kategori remaja  menempatkan kecamatan Bentian Besar di posisi teratas dengan mengantongi 4 emas, 3 perak dan 1 perunggu, menyusul Kecamatan Muara Lawa di posisi ke dua dengan meraih 4 Emas, kemudian kecamatan Melak kembali meraih peringkat 3 kategori remaja dengan 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu.

Hasil itu menempatkan kecamatan Melak sebagai juara umum dengan total medali 6 emas, 6 perak dan 1 perunggu.

“Kami berterima kasih kepada seluruh atlet yang sudah menjunjung tinggi sportivitas. Ingat, anda adalah generasi penerus kami. Lanjutkan IPSI Kutai Barat untuk menghadapi pekan olahraga pelajar 2020 dan Porpov Kaltim 2022 di Berau,” kata Ketua panitia bupati cup pencak silat, Doltianus.

Syamsuniq Ketua IPSI Kubar saat penyerahan piala

Selain juara umum beregu tingkat kecamatan, panitia juga memberikan hadiah untuk juara perorangan kategori pesilat terbaik.  Febrian Putra (15 tahun) jadi pesilat terbaik remaja putra, untuk remaja Putri diraih Sity Nurhalizah (14 tahun).

Sementara kategori dewasa putra diraih Imam Wahyudi (20 tahun) dari kecamatan Barong Tongkok, dan Erlin Nurlina ( 16 tahun ) dari kecamatan Linggang Bigung jadi pesilat terbaik kategori dewasa putri.

“Tidak menyangka juga bisa juara padahal ini baru pertama kali ikut kujuaraan. Piala ini saya persembahkan untuk orang tua dan semoga ini bisa memotivasi saya untuk lebih baik ke depannya,” ujar Erlin Nurlina bangga dengan gelar juaranya.

Siswi SMA Negeri 1 Linggang Bigung ini bersyukur meraih juara mengingat persiapannya hanya sekitar enam bulan. Kebanggan yang sama juga diutarakan Sity Nurhalizah siswi SMPN 1 Melak yang  didapuk sebagai pesilat terbaik remaja putri.

“Kebetulan bapak saya pesilat jadi banyak belajar dari bapak. Saya pernah ikut kejurnas UMKT mewakili perguruan  kera sakti Kubar. Target saya kedepan bisa juara porprov di Berau dan bisa jadi pesilat terbaik lagi,”  katanya.

Sementara pesilat terbaik dewasa putra Imam Wahyudi mengaku tidak asing dengan dunia persilatan. Pasalnya ia sudah berkecimpung di cabor asli Indonesia ini sejak usia 12 tahun.

“Saya latihan silat itu dari Jogja dulu waktu masih SMP. Sekarang sudah kuliah juga masih aktif latihan tiap hari. Intinya usaha itu tidak pernah menghianati hasil,” pungkasnya.

“Kalau saya dulu malah ikut teman latihan silat akhirnya jadi tertarik. Kemudian saya tekuni sampai pernah ikut cempaka putih cup dan juara satu. Pernah juga ikut porprov dan sekarang bupati cup Alhamdulillah bisa juara,” tambah Febrian Putra pesilat terbaik remaja putra, yang masih duduk dibangku SMKN 1 Sendawar.

Ketua IPSI Kubar Syamsuniq saat menutup bupati cup yang digelar untuk kali kedua ini berpesan kepada seluruh atlet baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil untuk tetap giat berlatih, guna menciptakan regenerasi atlet  ke depan.”ujarnya.

“Lanjut, Selamat kepada pemenang, harapan saya latihan lebih semangat lagi. Melalui kejuaraan ini kita bisa melihat kelemahan kita dimana sehingga bisa diperbaiki kedepannya. Jangan habis pertandingan ini selesai juga latihannya, tapi lebih banyak. Apalagi tahun depan Dispora akan siapkan anggaran untuk atlet remaja 4 orang untuk TC ke luar daerah.”katanya.

“Masih,Yang belum sukses latihan lagi yang lebih giat supaya bisa meningkat kedepan. Kemudian kita akan membuat penataran wasit. Karena sampai saat ini saya sendiri yang punya lisensi wasit nasional, mudah-mudahan seluruh ketua cabang nantinya bisa kita ikut penataran,” tutup Syamsuniq.

Ajang bupati cup yang digelar IPSI kubar ini dilaksanakan sejak 12 september lalu. Diikuti 119 atlet dari 4 perguruan di 16 kecamatan se-Kubar. Yakni perguruan Persinai Cempaka Putih, Cempaka Putih Magetan, Ikatan Kera Sakti Indonesia dan Perguruan Setia Hati Terate(PSHT). Para juara mendapatkan medali, piala serta uang pembinaan.

Berikut perolehan medali per kecamatan :

Kategori Remaja:

Bentian besar : 4 Emas, 3 perak, 1 perunggu Muara lawa     : 4 Emas, 0 perak, 0 perunggu Melak             : 2 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu Linggang Bigung : 1 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu Sekolaq Darat  : 1 Emas, 1 Perak, 0 Perunggu Long Iram       : 0 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu Muara Pahu  : 2 Perak

Kategori Dewasa:

Melak     : 4 Emas, 5 Perak, 0 Perunggu Linggang Bigung  : 4 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu Barong Tongkok   : 1 Emas, 2 Perak, 0 Perunggu Sekolaq Darat      : 1 Emas, 0 Perak  2 Perunggu Bentian Besar      : 1 Emas Muara Lawa         : 1 Emas Muara Pahu          : 2 Perak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here