Dewan Minta Pemkot Lebih Kreatif Gali Sumber Pendapatan Daerah

0
147

Sabaruddin Panrecalle SS Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan

PENASATU.COM, BALIKPAPAN – Wakil Ketua DPRD Thohari Aziz memimpin rapat paripurna didampingi dua wakil ketua Sabaruddin Panrecalle SS dan Subari serta Walikota HM Rizal Effendi dan 40 anggota DPRD lainnya dengan agenda jawaban walikota atas penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas nota Keuangan RAPBD Tahun Anggaran 2020, Kamis (14/11/2019).

Disampaikan Sabaruddin usai rapat, penyusunan RAPBD 2020 saat ini tinggal menunggu pandangan dari masing-masing fraksi atas jawaban walikota.
“Saat ini semua tahapan sudah dilalui sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah,” katanya.

Serta Permendagri 21 tahun 2011 mengenai perubahan kedua atas permendagri 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah dan peraturan menteri dalam negeri 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2020.

Dimana pada paripurna sebelumnya masing-masing fraksi sudah memberikan saran dan masukan kepada pemerintah kota dalam merencanakan KUA-PPAS.

DPRD Kota Balikpapan meminta kepada pemkot agar mengambil langkah konkrit dan kreatif dalam menggali sumber-sumber pendapatan daerah seperti pajak daerah, retribusi dan hasil kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Seperti yang disampaikan walikota Balikpapan dalam nota keuangan RAPBD 2020 jumlah belanja daerah Rp 2,26 triliun, dimana bila dirincikan yakni terdiri dari belanja tidak langsung dengan jumlah Rp 965,13 miliar dan belanja langsung direncanakan Rp 1,44 triliun. Angka ini mengalami penurunan hingga 10,56% dibanding tahun 2019.*

Wartawan: Riel Bagas
Editor: BS/penasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here