Stop Balapan Liar

0
166

Oleh : Siti Zubaidah
Mahasiswa Administrasi Negara – UT pokjar Tanah Grogot
E-mail : sitizubaidah2112@gmail.com

Penasatu.com, Grogot -;Semenjak di perbaikinya jalan raya di daerah Muara Langon Kecamatan Muara Komam Kabupaten paser (Kal-Tim) dua tahun lalu, banyak masyarakat yang mengeluh di karenakan di daerah Muara Langon sering terjadi balapan liar geng motor.

Hal ini sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain yang sedang melintas. Menurut informasi balapan ini tak hanya di ikuti oleh anak Geng motor dari Kecamatan Muara Komam saja, tetapi juga di ikuti anak Geng motor yang berasal dari Kal-sel.

Balapan ini biasanya di mulai pada sore hari selepas asar hingga menjelang magrib. Setiap 1 minggu sekali anak motor akan mengadakan pertandingan antar Geng motor.

Di kabarkan pernah ada seorang warga yang melaporkan peristiwa mengenai balapan liar tersebut ke kapolsek Muara Komam. Setelah di laporkan polsek Muara Komam pun segera bertindak untuk mendatangi tempat berkumpulnya anak Geng motor yang akan melakukan balapan liar. Polsek Muara Komam di buat menyerah oleh anak anak Geng motor karena segala cara sudah di lakukan untuk penertiban jalan raya dari memberi peringatan bahkan melakuakan razia tetapi semua itu hanyalah sia sia dan tidak memberikan efek jera.

Yang membuat polsek Muara Komam menyerah yaitu ketika pemberian peringatan ada seorang anak Geng motor yang berani melawan dan berkata: “bapak tidak usah ngurus kami yang balapan pak, urus aja sana bandar narkoba.” Lalu salah seorang dari polsek Muara Komam menjawab: “tak semudah itu nak untuk menangkap bandar narkoba nyawa yang menjadi taruhannya, kalau pekerjaan ini mudah menurut kalian saya akan bayar kalian untuk menangkap bandar narkoba tersebut.!”

Setelah mendengar perkataan kapolsek tersebut tak satupun yang berani berkutik.

Tak lama setelah peristiwa itu, terjadilah kecelakaan yang melibatkan anak Geng Motor dengan penonton. korbannya yaitu dua orang pelajar yang masih duduk di bangku SMP. Salah seorang dari orang tua korban kecelakaan melapor ke polsek Muara Komam atas terjadinya kecelakaan tersebut.

Polsek Muara Komam menjelaskan bahwa mereka sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menasehati bahkan mengadakan razia tetapi semua itu tidak memberikan efek jera. Bahkan ada anak yang berusaha melawan, kata polsek kepada salah seorang dari orang tua korban kecelakaan tersebut. Jadi kami sudah tidak mau lagi mengurus anak geng motor itu karena masih banyak tugas lain yang perlu kami tuntaskan.

Sebagai orang tua hendaklah kita bersikap lebih tegas kepada anak. Pemberian motor pada anak di bawah umur akan memacu adanya balapan liar yang sangat merugikan pengendara motor lainnya yang sedang melintas. Alangkah baiknya anak yang di bawah umur tidak di ajari untuk berkendara sebelum usianya mencapai 17 tahun. Hal ini di lakukan untuk menanggulangi banyaknya balapan liar agar jalan raya menjadi tertib aman dan orang yang melintaspun merasa nyaman.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here