Ribuan Barang Hasil Sitaan Bea Cukai Kota Mataram Dimusnahkan

0
12 views

Lombok-NTB, penasatu.com – Salah satu fungsi dari Bea Cukai adalah sebagai Community Protector, yaitu melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya dan terlarang.

Seperti yang dilaksanakan Bea Cukai kota Mataram, setelah melakukan penindakan terhadap sejumlah barang yang tidak sesuai ketentuan perundang-undangan di bidang kepabeanan dan cukai, barang-barang yang dicegah tersebut pada hari ini dimusnahkan.

Pelaksanaan pemusnahan sesuai dengan Surat Kepala KPKNL mengenai Persetujuan Pemusnahan Barang Yang Menjadi Milik Negara Pada Kementerian Keuangan RI Nomor S-14/MK.06/WKN.14/KNL.03/2021 yang dilaksanakan di Lapangan Parkir Bea Cukai Mataram, Selasa (20/4/2021).

Barang-barang yang dimusnahkan tersebut antara lain, 5722 bungkus Hasil Tembakau berbagai jenis, 711 unit Handphone, Komputer Genggam, dan Tablet (HKT) berbagai merk, 118 Paket Obat-obatan, 51 Paket Pakaian, 43 Paket Kosmetik, dan 15 Botol MMEA dengan total nilai kerugian negara ditaksir sekitar Rp.380.000.000 (Tiga Ratus Depalan Puluh Juta Rupiah). Barang-barang ini merupakan hasil penindakan yang berasal dari wilayah kerja Bea Cukai Mataram seperti Bandara, Dermaga, Kantor Pos, dan pasar-pasar di sekitar Pulau Lombok

Putu Alit Ari Sudarsono selaku Kepala Kantor Bea Cukai Mataram menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran instansi-instansi terkait dan stakeholder dalam kegiatan kali ini. Dijelaskannya bahwa, Pemusnahan Barang Milik Negara ini dilakukan dengan cara dibakar pada tungku pembakaran untuk Hasil Tembakau, Obat dan Pakaian. Sedangkan untuk Hanphone, Komputer Genggam dan Tablet, MMEA, Kosmetik, Busur dan Anak Panah denganenggunakan Stum mini, ujarnya.

Pelaksanaan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Keberhasilan dalam penindakan ini merupakan hasil sinergi Bea Cukai Mataram dengan aparat penegak hukum lainnya yang terus berupaya melakukan penertiban secara berkesinambungan terhadap peredaran barang-barang ilegal di masyarakat.tutupnya.(*)

Laporan: Sudirman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here