Reses Johny Ng Diwarnai Hujan, Warga Keluhkan Sampah yang Tersangkut di Kabel Optik

0
160

Jhoni Ng saat reses di halaman parkir Kantor Pupuk Kaltim

PENASATU.COM, BALIKPAPAN – Meski sempat diguyur hujan deras, reses anggota DPRD Balikpapan Jhony Ng dari fraksi Golkar yang digelar di halaman parkir kantor Pupuk Kaltim, Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan, Sabtu (23/11/2019) tetap berlangsung dengan lancar.

Penyerapan aspirasi masyarakat menghadirkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Balikpapan diantaranya Camat Balikpapan Selatan, Lurah Damai Bahagia, Dinas PU, PDAM Balikpapan, Pertanahan dan Dinas Lingkungn Hidup.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada warga yang sudah berkesempatan hadir. Saya juga berterima kasih kepasa Pupuk Kaltim yang memberikan tempatnya untuk keberlangsungan kegiatan reses,” katanya.

Masyarakat antusias menyampaikan dan mendengarkan penyampaian dari OPD terkait

Disamping itu Jhony Ng juga mempersilahkan kepada warga, apabila ingin menyampaikan keluhannya kepada OPD terkait, baik itu terkait masalah PDAM, Insfrastruktur jalan yang berlubang dan perlu diperbaiki, lampu penerangan jalan yang mati dan lainnya.

Jhony Ng juga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) agar serius dalam penanganan masalah banjir, terutama di Kelurahan Damai Bahagia.

Seperti yang disampaikan salah satu warga RT 25, mengeluhkan banyaknya kotoran didalam drainase, karena adanya kabel optik yang menyebabkan sampah banyak tersangkut menyebabkan buntunya drainase dan itu membahayakan.

Selain itu, warga juga menyampaikan atas terganggunya kelancaran aktifitas masyarakat yang diakibatkan proyek di depan Mal BSB yang pengerjaannya terlihat lamban.

Menanggapi beberapa keluhan warga, Jhony akan segera melakukan pengecekan terhadap drainase yang didalamnya terdapat kabel optik.

Dirinya akan mengecek apakan keberadaan kabel tersebut sudah memiliki izin atau belum, karena sangat membahayakan.

Terkait pengerjaan proyek di depan Mal BSB, Jhony Ng meminta agar pihak kontraktor dapat berkoordinasikan terlebih dahulu kepada RT setempat, sebelum melaksanakan proyek, agar masyarakat yang berada di lingkungan sekitar proyek tidak terganggu saat melintas.*

Wartawan: Riel Bagas
Editor: BS/Penasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here