Puskesmas Borong Kembali Berulah, Bernadus Nuel : Disuruh Membeli Es Batu Oleh Petugas Untuk Pelayanan Medis

3
97 views

Penasatu.com-Manggarai Timur.NTT- Pelayanan UPTD Puskesmas Borong kembali disoroti, lantaran penerapan pelayanan yang sangat mengecewakan pihak keluarga pasien.

Kepada media Penasatu.com, Melalui sambungan telepon, Minggu (13/12/2020) malam, Bernadus Nuel, Wakil ketua 1 DPRD Kabupaten Manggarai Timur fraksi Hanura mengatakan, bahwa dirinya sangat kecewa atas pelayanan petugas medis di Puskesmas Borong. Hal ini disebabkan oleh pelayanan yang menurutnya tidak jelas.

” Saya sangat kecewa dan kecewa sekali atas pelayanan dari pihak medis puskesmas Borong,” ungkap Bernadus.

Untuk diketahui, dasar dari kekecewaan itu, kata Bernadus, pasalnya pada pagi hari pukul 09.00 waktu setempat, dirinya menghantar anaknya yang berusia 2 tahun 10 bulan di Puskesmas Borong, lantaran mengalami luka bagian kepalanya disebabkan jatuh dari kursi sofa di rumahnya.

Setelah tiba di puskesmas, kata Bernadus, dirinya dilayan sebagaimana pelayanan petugas kepada pasien lainnya. Namun, lanjut Bernadus, setelah mendapat tindakan medis berupa jahit luka kepala pasien yang merupakan putra ke- 2 wakil ketua 1 DPRD Matim itu, salah satu oknum pelayan medis menyuruhnya untuk membeli es batu.

” Saya disuruh untuk membeli es batu disalah satu warung, disuruh oleh para medis,” tutur Bernadus.

Dirinya tidak mpersoalkan hal itu (membeli Es batu,red.). Hal yang membuatnya kecewa, Menurut Bernadus, dirinya diminta oknum petugas kesehatan yang melayani pada saat itu untuk menghancurkan Es batu untuk mengompres dan letakan diatas dahi pasien. Sementara, kata Bernadus, itu sebenarnya adalah merupakan tugas mereka.

Lanjut Bernadus mengatakan, dirinya diminta untuk melakukan sesuatu yang secara teknis ia tidak tahu. Hal ini sangat janggal, tandasnya. Hal itu, dikatakannya, sangat tidak benar dan tidak profesional.

” Pantasan Pak Medi komplein kali lalu, kalian disini (puskesmas,red.) Melayani pasien seperti ini,” ungkap Bernadus.

Setelah mendapat pelayanan yang menurutnya sangat mengecewakan, dirinya bersama pasien meninggalkan puskesmas kurang lebih pukul 10.30 wita. Dikatakannya, petugas medis juga didapatkannya tidak mengenakan pakaian seragam Medis pada saat menjalankan tugas.

Belum lama ini, Dokter Surip Titin, selaku kepala dinas kesehatan kabupaten Manggarai timur, pada saat proses perdamaian antara Sales Medi vs Kristin Carvallo di lantai 2 Mapolres Manggrai timur pada 08/12 lalu, mengaku bersedia untuk mengevaluasi kinerja UPTD Puskesmas Borong.

” Kita siap untuk mengevaluasi kinerja UPTD Puskesmas Borong kedepannya,” ungkapnya.

Dalam rapat itu juga Surip Titin juga bersedia untuk mengatakan bahwa pihaknya bersedia untuk mengevaluasi pelayanan petugas agar melayani lebih baik kedepannya, Ungkap Surip Titin.

Hingga berita ini dinaikkan, media ini belum berhasil mengomfirmasi pihak Kepala Puskesmas Borong.

3 KOMENTAR

  1. Cerita lama yg tdk pernah berakhir. Paling tdk sampe kasus ini trjd. Tapi syg, byk pasien yg mjd korban. Mari kita saling berbenah, menyadari tgs dan tanggung jwb msg2.

  2. media ini terlalu jelek
    beritanya gk bagus….
    tolong untuk para jurnalisnya kaji lebih dalam lagi terkait khasusnya
    karena masyarakat butu informasi yang jelas

    kaya media punya sdr bermadus

  3. Pemikiran saya kemungkinan fasilitas PUSKESMAS belum memadai maka hal tersebut dilakukan demi keselamatan masyarakat. Alangkah baiknya anggota dewan yg terhormat perlu perjuangan untuk memadai semua fasilitas yg dibutuhkan dinpuskesmas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here