Perseteruan Persiba – PSIM Sudah Sejak 1985

0
425

Penasatu.com, Balikpapan – Perseteruan tim Persiba Balikpapan dengan PSIM Jogja tidak hanya di ajang Liga 2 yang mulai tersaji Sabtu malam ini (22/6).
Persiba dan PSIM sudah berseteru sejak tahun 1985 atau 34 tahun silam. Kala itu Persiba menyungkurkan PSIM Jogja di final Divisi I Perserikatan yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang. Kemenangan Persiba diraih melalui gol tunggal Junaidi di babak kedua.

“Saya sebagai bagian dari tim Persiba saat itu, sangat bersyukur dengan kemenangan atas PSIM, karena Persiba lolos ke Divisi Utama Perserikatan berkat gol tunggal Junaidi (alm),” tutur Sudarta seakan menengang momen manis yang sudah puluhan tahun itu.

Bagi Darta, sapaan akrabnya, sukses Persiba menjadi tim pertama dari Kalimantan yang mampu menembus jajaran sepak bola nasional saat itu, karena para pemain sangat harmonis, meski dalam kondisi Persiba dianggap tim kampung.

Darta, Rahmin Sanjaya, M Darul Asmawan alias Iwan, Syamsir Munid, Samuel Lerus alias Cecem, Syafaruddin Tajang, Rohandy Yusuf, M Rizal Mappa, Deny Bingku, Joni Rinning, pemain merangkap asisten pelatih M Arsyad dan lainnya adalah deretan pemain yang kala itu melambungkan Persiba yang kemudian digelari tim “Selicin Minyak”.
Kenangan itu tak akan terlupakan bagi mereka. Meski saat ini Persiba tengah berjuang di ajang Liga 2, namun Darta dkk tetap mengikuti sepak terjang adik-adiknya dalam mengarungi ketatnya persaingan untuk bisa kembali mentas di Liga 1.

“Kami terus mendukung dan berdoa moga Persiba mampu menggapai targetnya tahun ini untuk bisa kembali ke Liga 1,” harap para legend Persiba. Mereka pun berdoa Sabtu malam ini (22/6) Persiba yang diasuh pelatih Salahudin bisa mengalahkan PSIM di Stadion Batakan. Bravo Persiba Balikpapan!*

Wartawan: Herry Trunajaya BS/Syahril Bagas
Editor: penasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here