Rahmad Mas’ud, Hadiri Seminar Bullying dan Pubertas di SD KPS Balikpapan

0
270
Wakil Wali Kota H Rahmad Mas’ud dan Kadisdikbud Muhaimin saat acara seminar Bullying dan Pubertas.

Wawali : Jadilah anak-anak yang pintar dan bertaqwa dengan melaksanakan shalat lima waktu

Penasatu.com, Balikpapan – Sekitar 50 pelajar kelas V SD KPS Balikpapan mengikuti seminar Bullying dan Pubertas yang diselenggarakan pihak sekolah.

Kegiatan kampanye anti bullying ini dihadiri Dihadiri Wakil Ketua Komisi X BIdang Pendidikan DPR RI Hetifah Sjaefudian, Wakil Wali Kota H Rahmad Mas’ud dan Kadisdikbud Muhaimin Serta menghadirkan empat psikolog yakni Cristin Yoga, Riska, Patricia CWR, Renny Oceanita dan Rio Dwi Setiawan.

Kehadiran Hetifah dan Rahmad Mas’ud selain memotivasi juga terlihat mengajarkan kepada siswa agar menghindari perbuatan perundungan kepada sesama siswa baik di sekolah maupun di rumah.

Hetifah Sjaefudian, Wakil Wali Kota H Rahmad Mas’ud dan Kadisdikbud Muhaimin

Hetifah menilai konsep anti bullying sangat bagus bagi anak-anak dan diharapkan mereka yang mendapatkan pengetahuan ini menjadi pioneer untuk mengajarkan kepada anak yang lain mengenai konsep dasar anti bullying.

“Bukan saja di sekolah tapi dimana pun suapaya kita bisa membangun kota layak anak dimulai dari rumah, perjalanan kesekolah dan sekolah. Mereka merasa selalu bahagia dan keselamatan, keamanan terjamin,” tuturnya.

“Kita mulai dari pengetahuan dasar apa itu bullying, kenapa itu bisa terjadi dan dampak negative bagi korban dan respon anak jika melihat terjadinya ada teman perlakuan kurang baik dalam bentuk apakah ancaman, penghinaan, olok-olok bahkan cyber bullying,” jelasnya.

Sejak usia dini perlu diperkenalkan sikap-sikap toleran, saling menghargai tidak menyakiti dan lingkungan sekolah harus mendukung itu supaya mereka nyaman mengikuti kegiatan belajar.

“Dan ketika mengalami itu mereka paham harus menyampaikan kemana dan nanti anak-anak akan berkembang baik secara psikologis maupun fisiknya,” katanya.

Rahmad Mas’ud meyakini siswa KPS di Balikpapan memiliki karakter yang kuat dan moral yang baik sebagai salah satu syarat menjadi generasi yang cemerlang untuk menjadi pemimpin.

“anak-anak ku disini, khusus SD KPS akan mencetak pejabat-pejabat Balikpapan ya, bisa jadi wali kota, gubernur, bahkan presiden bahkan bisa seperti bunda kita ini (Hetifah )beliau adalah anggota DPR RI Golkar yang mengurus orang-orang Kalimantan Timur,” tutur Rahmad saat membuka dialog dengan siswa.

Untuk memancing semangat siswa, Rahmad memberikan kuis berupa pertanyaan-pertanyaan kepada siswa dengan memberikan reward. Seperti Muhammad Paras Sidik berani menjawab pertanyaan wakil walikota meminta untuk membacakan hapalan ayat Kursi. Dengan lancar ayat kursi dilafalkan. Begitupula Izah Ayu Nafisha yang menjawab pertanyaan seputar slogan Balikpapan Beriman Kubangun kujaga dan kubela.

Selain itu Rahmad juga meminta kepada pelajar SD KPS untuk menjadi anak-anak yang pintar dan bertaqwa dengan melaksanakan salat lima dengan pendidikan agama yang baik.

Terkait bullying Rahmad berharap tidak ada tindakan kekerasan yang dialami anak-anak. Program pendidikan karakter yang disampaikan wakil Ketua Komisi X menurut Rahmad akan berdampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak SD hingga SMA.

“Kami berharap programini bisa merata dan manfaatkan sangat baik bagi generasi penerus bangsa,”tuturnya.

Kepala Sekolah SD KPS Balikpapan Sudiono mengatakan sekolahnya memaksimalkan menyeimbangkan antara pendidikan umum dengan pendidikan karakter dan agama.

“Sekolah kami bukan sekolah agama tapi perlu diketahui lima agama semua ada gurunya bahkan pelajaran agama kami lakukan baca tulis al quran termasuk anak-anak non muslim melakukan kebaktian,” tuturnya.(*/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here