Kasus Pencabulan di Balikpapan Mendapat Perhatian Serius dari DPRD Kota

0
30

Teks foto: Asep Ahmad Saputri bersama istri (kanan) saat pelantikan pergantian antar waktu DPRD Kota Balikpapan beberapa waktu lalu.

Balikpapan, penasatu.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Asep Ahmad Saputri, menyoroti serius kasus pencabulan anak di bawah umur yang kembali terjadi di kota minyak. Dalam wawancara bersama awak media di kantor DPRD Kota Balikpapan, Kamis (20/6/2024), politisi PKS ini mengungkapkan keprihatinannya terhadap insiden yang mencoreng predikat Kota Layak Anak (KLA) yang disandang Balikpapan.

“Ini kejadian luar biasa yang tidak bisa dianggap sepele dan menjadi catatan serius bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,” kata Asep. Ia menegaskan bahwa predikat KLA tidak boleh hanya menjadi seremonial, melainkan harus diiringi dengan tindakan nyata dari OPD terkait di lapangan.

Menurut Asep, untuk mewujudkan Balikpapan sebagai KLA, semua komponen masyarakat harus terlibat aktif. Ia mendorong pemerintah untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang harus diambil jika mendapati kasus pelecehan atau kekerasan terhadap anak. Edukasi yang baik diharapkan dapat meminimalisir kejadian serupa di masa depan.

“Semua pihak harus terlibat, baik ulama, ustadz, dan pemuka agama lainnya, agar turut aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga anak-anak dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Asep.

Dengan perhatian dan tindakan kolaboratif dari semua pihak, diharapkan kasus kekerasan terhadap anak di Balikpapan dapat ditekan dan kota ini benar-benar menjadi tempat yang aman dan layak bagi anak-anak.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here