Anggota DPRD Sorot Minimnya Fasilitas Pendidikan di Balikpapan Timur

0
50

Teks foto: SDN 012 Balikpapan Timur terpaksa menyewa empat ruang kelas sekolah lain lantaran kekurangan ruang kelas untuk menampung peserta didik jalur zonasi. (istimewa/ilustrasi)

Ardiyanto, Usulkan Penambahan Minimal 2 Sekolah

Balikpapan, Penasatu.com – Minimnya fasilitas dan sarana pendidikan di wilayah Balikpapan Timur menjadi sorotan anggota DPRD kota Balikpapan, Ardianto.

Kondisi kekurangan ruang belajar yang dihadapi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 012 di kelurahan Manggar, Balikpapan Timur menunjukan perlunya perhatian serius pihak terkait atas persoalan ini.

Sebagai informasi, kondisi kekurangan ruang belajar SDN 012 berlangsung sejak tahun ajaran baru 2023-2024. Saat itu, sekolah terpaksa menambah kuota penerimaan peserta didik baru demi mengakomodir tingginya jumlah pendaftar, utamanya melalui jalur zonasi.

Hanya saja, yang menjadi masalah kemudian adalah ketersediaan ruang belajar. Sehingga, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat perlu menyewa empat ruang kelas SMA PJHI untuk memfasilitasi kegiatan belajar peserta didik SDN 012.

Peristiwa tersebut, kata Ardianto, bisa diartikan bertambahnya populasi warga Balikpapan Timur sehingga jumlah anak yang perlu mendapat akses pendidikan turut menjadi tinggi.

“Sebab, anak-anak yang tidak tertampung juga banyak,” ungkap Ardianto.

Mencermati kondisi tersebut, maka wajar apabila Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menambah sekolah di wilayah Balikpapan Timur. Ia mengusulkan adanya pembangunan SD dan SMP baru di wilayah ini.

“Populasi masyarakat Balikpapan Timur bertambah. Kalau bisa dibangun (sekolah) lebih dari satu,” tukasnya.(r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here