Tarian Nebeq di Puncak Acara Festival Hudoq Cross Border 2019

0
176

Penasatu.com, Mahakam Ulu – Bupati Bonifasius Belawan Geh, SH, Wakil Bupati Drs. Y. Juan Jenau, Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Ulu Drs. Yohanes avun,juga Petinggi, kepala adat dan para OPD serta masyarakat Kecamatan Long Bagun ikut dalam pegelaran tarian Nebeq yang berlangsung di lapangan Kampung Ujoh Bilang. Sabtu 26/10/2019.

Nebeq adalah salah satu tarian jenis laliq Ugaal yang artinya(adat masa menanam padi). Dalam masyarakat adat dayak bahau yang biasa di laksanakan setelah tarian dan musil hudoq berhenti.

Sebagaimana tarian hudoq, nebeq merupakan tarian yang mengedepankan kebersamaan dengan jumlah anggota penari yang tidak terbatas, di sertai dengan gong – gong dan canang yang berirama bersahut – sahutan sambil berkeliling kampung.

Kecuali gong dan canang, peserta penari lain nya membawa bambu atau buluh kecil beranting yang di hiasi denga pernak pernik, guntinga kain warna warni yang mengandung makna walaupun banyak petbedaan, tetapi jika di padukan dan bervetak irama akan menjadi satu kesatuan yang indah, untuk mencapai suatu keberhasilan.

Di sisi sakralitasnya, nebeq merupakan upacara penutup dari seluruh rangkaian laliq Ugaal, dan penutupan ini di namakan Mebat Tebeq. Namun ada pula kelompok masyarakat adat dayak bahau lainnya mengabungkan ritual nya pada acara hudoq Kawitdan salam budaya.

Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh, SH mengatakan, pada pegelaran tarian Nebeq, Saya memimpin langsung acara ritual adat Nebeq. Merupakan rangakaian dari acara Hudoq Border Crross 2019. Saya berharap setiap tahun Hudoq Border Cross dilaksanakan, akan semakin baik dan sempurna, ” kata Bupati.

“Saya berharap Festival Hudoq Border Cross kedepan mampu membangkitkan ekonomi kerakyatan masyarakat Mahulu, melalui pembangunan bidang pariwisata, ” tandas Bupati.*

Wartawan : Ichal.

Editor: Eds/penasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here