Kementerian Koperasi dan UKM Gelar Kegiatan Peningkatan SDM KUMKM, Hadapi Masa Pandemi Covid-19 di Mabar

0
20

Deputi Pengembangan SDM Ir. Arief Rahman Hakim,M.S, foto bersama Bupati Manggarai Barat Agustinus CH. Dula saat membuka Pelatihan peningkatan kapasitas SDM bagi pelaku KUMKM di Kabupaten Manggarai Barat.

Penasatu.com-Manggarai Barat.NTT– Menteri Koperasi Dan UKM yang diwakili Deputi Pengembangan SDM Ir. Arief Rahman Hakim,M.S, membuka secara resmi, kegiatan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pelaku Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel The Jayakarta Suite Komodo Flores, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Senin (14/09/20) sore.

Dalam sambutannya, Arif mengungkapkan kami memberikan berbagai macam pelatihan, untuk peningkatan usaha baik itu peningkatan pemasaran, produksi dan modal usaha bagi UKM yang ada di Manggarai Barat.

Menurut Arif, pelatihan tersebut diperuntukkan bagi pelaku usaha seperti para tour guide, pelaku kuliner, pengrajin dan pelaku usaha lainnya. Semuanya untuk meningkatkan pemasaran secara digital bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

Pelatihan tersebut diharapkan, agar para pelaku Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) mempunyai bekal pengetahuan dan bisa menyesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Situasi pandemi Covid-19 membuat para pelaku ekonomi mengalami banyak perubahan. Seperti penurunan pemasaran, sehingga kami hadir memberikan materi bagi pelaku usaha agar mereka bisa memasarkan produknya,” jelasnya.

Begitupun dengan sektor Pariwisata. Ia mengatakan khusus daerah wisata di Labuan Bajo, selama ini cukup besar mengangkat perekonomian daerah, dan saat ini paling terdampak.

Ia berharap, pelatihan yang disiapkan oleh kementeriannya, diorientasikan untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar keluar dari masalah krisis tersebut. kemudian mencari peluang baru di tengah pandemi Covid-19,”

“Saya berharap hasil pelatihan-pelatihan yang dilakukan, bisa diarahkan bagaimana UMKM melakukan adaptasi bisnis, adaptasi usaha, digitalisasi UMKM menjadi prioritas, serta inovasi produk sekarang juga menjadi penting,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Manggarai Barat Agustinus CH. Dula mengatakan, UMKM yang ada di Labuan Bajo memang saat ini mengalami penurunan pendapatan. Oleh karena itu perlu di bantu.

Ia menyampaikan terimakasih pada pihak kementerian Koperasi dan UKM, karena sudah datang memberikan bantuan pelatihan.

“Pelatihan sangat penting dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bagi saya industri pariwisata di Labuan Bajo akan sangat mendukung pariwisata bila UMKM hidup,” jelas Dula.

Menurutnya UMKM dapat menjadi indikator ekonomi, baik mengalami penurunan pendapatan maupun dalam hal peningkatan pendapatan.

“Saya berharap, dengan adanya Diklat pelatihan ini yang diadakan oleh Kementerian Koperasi dan UKK, dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mampu berdaya saing,” tutupnya.*

editor : penasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here