Katimin: Kesenian Ronggeng Khas Paser Butuh Perhatian Pemkab PPU

0
197
Ronggeng khas paser oleh group bunga melati dari Mentawir, Sepaku PPU

Penasatu.com, Sepaku – Banyaknya kelompok seni yang tersebar di Kalimantan Timur akan semakin menghidupkan kembali budaya daerah yang telah lama hilang, apalagi setelah Kaltim ditetapkan oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Ibu Kota Negara.

Salah satunya Kebudayaan Ronggeng khas daerah Paser dari Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, yang di gelorakan lagi oleh kelompok ronggeng Bunga Melati pimpinan Katimin.

Katimin Ketua perkumpulan Ronggeng Bunga melati bersama sekertaris Jumri (kanan)

Menurutnya kebudayaan ronggeng ini sudah ada sejak dulu, namun karena tidak adanya regenerasi sehingga mengakibatkan ronggeng hilang dari masyarakat disini, terang Katimin pada penasatu.com di Kediamannya Rt.03, Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, PPU disela acara latihan ronggeng bungai melati, Rabu ( 13/12) malam.

Sekarang ini kami memulai dari awal lagi, karena semua terbatas, penari, peralatan musiknya, seragam penarinya dan lain lain, beber Katimin.

“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten PPU (Bupati Abdul Gopur Mas’ud) melalui Dinas Pariwisata mau mendengarkan aspirasi masyarakat disini dengan membatu kami menghidupkan kembali kesenian ronggeng khas Paser ini,” ujar Katimin.

Karena menghidupkan kesenian ronggeng adalah pekerjaan yang dimulai dari awal, sehingga sangat membutuhkan dukungan terutama materi, tegas Katimin.

Kenapa, karena kita semua yang ada disini serba kurang, tidak memadainya peralatan penunjang seperti alat musik, seragam untuk sarana latihan dan apabila tampil nanti, imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Jumri sesepuh kelompok ronggeng bunga melati yang juga sebagai sekertaris, sangat mengharapkan bantuan dari semua, tidak hanya Pemerintah daerah namun juga para pencinta budaya ronggeng yang ada di PPU maupun Paser ataupun di Kaltim, harap Jumri.

“Seperti yang disampaikan Ketua(Katimin) tadi, banyak sekali kebutuhan yang kami perlukan dalam membangun kembali kelompok ronggeng bunga melati. Ini dalan upaya kami menghidupkan lagi budaya ronggeng khas Paser yang telah lama tenggelam,” pungkas Jumri.*

Wartawan : kamarudin.

Editor : eds/penasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here