Hanya Karena Rumput, AM Roboh Bersimbah Darah

0
200 views

Lombok Tengah, penasatu.com – Hanya karena kerbau yang di peliharanya memakan rumput orang lain, AM (43) pengembala asal Dusun Panggong Desa Pandan Indah Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah (Loteng) tewas mengenaskan karena diduga berkelahi dengan K (30), pemilik tanaman rumput yang merasa tidak terima akibat rumput yang ditanamnya dimakan, Jumat, 25 Juni 2021 kemarin.

Dari keterangan yang dihimpun media ini, kejadian Jumat 25 Juni 2021 sore, saat korban tengah menggembala kerbau di sekitar area persawahan yang dijaga oleh pelaku.Tanpa sengaja kerbau milik korban memakan rumput yang ditanam pelaku.

Perkelahian berawal ketika pelaku datang ke sawahnya mendapati rumput yang ditanamnya sudah dimakan kerbau milik korban. Tidak terima dengan kejadian ini, pelakupun langsung mendatangi korban untuk meminta pertanggungjawaban, sehingga terjadi adu mulut.

Setelah terlibat adu mulut keduanya pun terlibat duel, saling serang menggunakan senjata tajam yang dibawanya. Korban terkena tebasan senjata tajam dibagian leher, perut serta pipi. Sementara pelaku terkena di bagian tangan. Akibatnya, korban pun tersungkur bersimbah darah.

Kejadian itu diketahui oleh salah seorang warga yang kebetulan berada tidak jauh di lokasi kejadian. Namun saat itu, sudah menemukan korban dalam posisi tidak bernyawa. Cerita itu pun dengan cepat tersiar ke telinga warga desa lainnya, hingga lokasi kejadian pun ramai didatangi warga.

Kepala Desa Pandan Indah Anhar Aditya membenarkan adanya kejadian tersebut yang mana menurutnya korban dan pelaku sebelumnya sempat cekcok lantaran ternak Kerbau milik korban memakan tanaman di sawah milik pelaku.

Atas kejadian itu keluarga korban tadi sempat keberatan karena melihat korban yang sudah meninggal.

Polisi yang datang beberapa saat kemudian langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi tubuh korban bersama warga. Adapun pelaku kemudian diamankan di Mapolsek Praya Barat dan langsung dibawa ke Mapolres Loteng.Terkait detail kasusnya, masih menunggu hasil penyelidikan. tutupnya (*)

Laporan: Sudirman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here