DPRD Balikpapan Usulkan Pengelolaan Bank Sampah di Setiap Kelurahan Ditingkatkan

0
31

Odang: Masalah sampah ini adalah tanggung jawab kita bersama

Balikpapan, penasatu.com – Berkembang nya kota Balikpapan menjadi penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tentu juga berdampak pada semakin meningkatnya kepadatan penduduk yang ada di kota Beriman (Bersih Indah Aman dan Nyaman) sebutan Balikpapan yang mengakibatkan munculnya permasalahan baru seperti infrastruktur, kemacetan dan paling riskan terjadi dimana mana adalah sampah.

Sampah menjadi prioritas utama bagi kota-kota di Indonesia, termasuk Balikpapan. Menangapi permasalahan ini, Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Syarifuddin Oddang, mengusulkan agar setiap kelurahan di Balikpapan memiliki pengelolaan Bank Sampah sebagai langkah mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Menurut saya, untuk mengurangi volume sampah di TPA, setiap kelurahan perlu memiliki Bank Sampah. Warga dapat melakukan pemilahan dan pengolahan sampah sebelum dibuang ke TPA,” ujar Oddang, Kamis (20/6/2024).

Oddang, seorang politisi dari Partai Hanura, memprediksi bahwa TPA Manggar akan mencapai kapasitas maksimal pada tahun 2026 akibat peningkatan jumlah pendatang ke Balikpapan yang berdampak pada peningkatan volume sampah. Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan mengalami lonjakan penduduk yang signifikan, sehingga masalah sampah menjadi semakin mendesak.

“Kita akui, kritikan masyarakat sering kali ditujukan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Namun, masalah sampah ini adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Oddang.

Oddang juga menyoroti masalah sampah yang dihasilkan oleh perusahaan dan perumahan. Menurutnya, sampah dari kedua sumber tersebut seharusnya dikelola sendiri dan tidak dibuang ke TPA Manggar. Pengelolaan mandiri oleh perusahaan dan perumahan akan membantu mengurangi beban di TPA.

“Sampah dari perusahaan dan perumahan seharusnya dikelola sendiri, bukan dibuang ke TPA. Jika mereka mengelola sampahnya sendiri, ini akan mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Manggar,” tutup Oddang.

Dengan usulan ini, diharapkan ada langkah konkret dari pemerintah kota untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sekaligus memperpanjang umur TPA Manggar.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here