Balikpapan Kembali Zona Merah, Dilema PTM

0
6 views

BALIKPAPAN – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang rencananya akan mulai dilaksanakan pada 11 Januari 2021 mendatang masih menjadi dilema bagi para orang tua murid. Pasalnya, hingga saat ini angka terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah dan Balikpapan kembali pada status “Zona Merah”.

Untuk menghadapi PTM, sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan sudah melakukan simulasi kesiapan pada setiap sekolah di kota ini.

Bahkan, sebelum melaksanakan PTM para orang tua murid harus menandatangani fakta integritas yang mana hingga kini masih ada beberapa orang tua yang mempertanyakan salah satu poin didalamnya.

Hal tersebut mendapatkan respon positif Capt Hatta Umar yang merupakan salah satu anggota Komisi IV DPRD Balikpapan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (24/12/2020).

Hatta menilai apa yang tertuang didalam fakta integritas suatu kewajaran agar pihak sekolah tidak dituntut oleh orang tua murid.

Ia menambahkan, Covid-19 merupakan virus yang bentuknya tidak kasat mata, sehingga tidak menutup kemungkinan bisa menjangkiti kesiapa saja.

“Kita sadari, virus tersebut tidak tampak oleh mata, jangankan murid, seorang guru pun bisa saja terjangkit oleh virus tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, Hatta juga melihat ada kejenuhan bagi para pelajar yang selama pandemi diharuskan untuk berdiam diri dan belajar di rumah.

Lanjut Hatta, jika harus menunggu hingga pandemi ini berakhir. Maka harus menunggu sampai kapan untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

Mungkin dengan cara mengetatkan Protokol Kesehatan (Prokes) di sekolah menjadi solusi untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Bukan hanya itu saja, dengan memberlakukan rotasi jumlah murid yang mengikuti PTM dirasa mampu mengurangi penyebaran Covid-19.

“Setiap sekolah dibagi jumlah siswanya, misalkan hari ini cuma 2 kelas yg isinya 50 persen dari jumlah siswa biasanya, kemuidan beberapa hari kemuidan giliran ko siswa selanjutnya,” jelasnya.

Hatta berharap pandemi ini bisa berakhir dengan cepat, terlebih dengan adanya vaksin dirasa mampu mengembalikan kehidupan masyarakat khususnya Balikpapan seperti biasanya.

Disisi lain, masyarakat juga harus tetap menjaga pola hidup bersih. Dengan memperhatikan 3M yakni Mencuci tangan dengan sabun, Memakai masker dan Menjaga jarak.*

Wartawan : Riel Bagas
Editor : Penasatu.com/HTBS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here