Ayonius Minta, Perusahaan Sawit di Kubar Lunasi Tunggakan Pajak

0
4 views

Foto : Asisten II Setdakab Kutai Barat Ayonius (nomor dua dari kiri, baju kemeja putih).

Penasatu.com – Kutai Barat -Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui bagian Sumber Daya Alam mengadakan sosialisasi dan optimalisasi peningkatan pendapatan asli daerah yang berlangsung diruang diklat lantai II Kantor Bupati dengan mengundang 43 perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di wilayah Kubar. Pertemuan itu berlangsung pada hari rabu, 30 Oktober 2019 lalu.

Dalam upaya optimalisasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap tunggakan PKB dan BBNKB serta pajak air permukaan pada perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit di Kutai Barat yang mencapai miliaran rupiah.” kata Asisten II Setdakab Kubar, Ayonius saat di konfirmasi penasatu.com. Minggu 3/11/2019.

Ayonius yang memimpin langsung rapat optimalisasi peningkatan PAD yang saat itu di hadiri 11 perusahaan perkebunan kelapa sawit dari 43 perusahaan yang diundang. Dan meminta agar perusahaan perkebunan kelapa sawit yang memiliki tunggakan/kewajiban pajak untuk menyelesaikan kewajibannya, tegas Ayonius.

“Dimana untuk membangun suatu daerah tentu sumber dananya berasal dari pajak ‚ÄúDengan kehadiran perkebunan kelapa sawit di Kutai Barat kita ingin masyarakat Kutai Barat damai sejahtera,” terangnya.

Kemudian, lanjut Ayonius memaparkan, tugas pemerintah mengingatkan kewajiban perusahaan dan investor untuk tingkatkan partisipasi membangun. Karena untuk membangun Kutai Barat tentu tidak bisa hanya dengan dana pemerintah itu sendiri, namun disisi lain perusahaan harus wajib membayar pajak, dan bagi perusahaan perkebunan yang masih memiliki tunggakan pajak diharapkan bisa segera dilunasi.” tegasnya.

Sambungnya lagi, melalui kegiatan ini, Pemerintah kembali menghimbau manajemen perusahaan untuk melunasi tunggakan-tunggakan pajak, selanjutnya dalam melaksanakan kegiatan dilapangan mengikuti tata aturan. Dan manajemen juga harus mendata dan meneliti hak-hak masyarakat, jika semuanya sudah mengikuti aturan tentu semuanya akan berjalan dengan baik ditengah masyarakat.”pungkasnya.

Hadir pada pertemuan saat itu, Kepala UPTD PPRD Wilayah Kutai Barat, Perangkat Daerah terkait, staf khusus Bupati serta perwakilan manajemen perusahaan perkebunan.*

Wartawan : Ichal.

Editor : EDS/penasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here