Teks foto: Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, saat menggelar kegiatan reses masa sidang III Tahun 2024–2025.
Penasatu.com, Balikpapan – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menggelar kegiatan reses masa sidang III Tahun 2024–2025 di Rumah Jabatan Ketua DPRD Balikpapan, Klandasan Ulu, Sabtu (30/8/2025) malam.
Dalam sambutannya yang pertama selaku Ketua DPRD Balikpapan dirinya mengucapkan permohonan maaf mengenai apa yang sudah terjadi di Jakarta. Dirinya menghimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi denga hal hal yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan yang akan membuat Balikpapan tidak kondusif.
Yang kedua lanjut Alwi, saya membawakan berita bagus untuk warga yang selama ini mendiami kawasan lahan yang dimiliki oleh PT Inhutani yang berada di kawasan Kelurahan Baru Ulu. Dimana malam ini hadir bersama kita Kepala Inhutani Balikpapan yaitu Bapak Benar yang akan menjelaskan kepada Bapak Ibu semua mengenai kesiapan Inhutani untuk menyerahkan lahan tersebut kepada warga masyarakat.
Hadir dalam kegiatan ini para Ketua RT, tokoh masyarakat Balikpapan Barat bersama Lurah Baru Ulu dan perwakilan Kecamatan Balikpapan Barat.
Kehadiran pihak Inhutani menjadi sorotan karena membawa kabar penting terkait status lahan yang selama ini ditempati warga di Kelurahan Baru Ulu.
Dalam penjelasannya, Kepala PT Inhutani Balikpapan menyampaikan bahwa kawasan lahan yang sudah puluhan tahun dihuni oleh warga dari 12 RT tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengaku lega sekaligus bahagia karena perjuangan panjang warga akhirnya menemui titik terang.
“Ini impian lama masyarakat, sehingga menjadi kewajiban bagi saya untuk ikut memperjuangkannya. Kawasan ini sudah ditinggali warga lebih dari tiga keturunan. Sudah beberapa kali ganti wali kota, tapi belum juga ada kepastian. Malam ini saya sangat bahagia karena mendapat jawaban langsung dari Pak Benar, bahwa lahan ini akan diserahkan kepada masyarakat,” ujar Alwi.
Sementara itu, salah satu warga RT 16 Baru Ulu, Samsuri, menyampaikan rasa syukurnya dan terima kasih kepada Ketua DPRD, karena berkat kerja kerasnya akhirnya ada kepastian. Namun, ia juga berharap Pemkot Balikpapan segera menindaklanjuti dengan proses legalisasi agar masyarakat bisa benar-benar memiliki kepastian hukum.
“Alhamdulillah, kami lega mendengar langsung bahwa lahan ini akan diserahkan ke warga. Terima kasih kepada Kepala Inhutani, bapak Benar dan khususnya Ketua DPRD Balikpapan, H.Alwi Al Qadri yang telah mengeluarkan baik dana, pikiran dan tenaga untuk kami dalam proses panjangnya. Tolong pak Ketua bantu juga agar pemerintah kota bisa segera menindaklanjuti proses administrasi untuk lancarnya sertifikasi tanah ini,” pinta Samsuri.
Masih kata Samsuri, kami juga mendoakan semoga Bapak Haji Alwi Al Qadri menjadi Wali Kota Balikpapan, ucapan ini langsung diaminkan oleh seluruh yang hadir
“Anda terlalu baik. Semoga Bapak Haji Alwi menjadi Wali Kota Balikpapan selanjutnya, Karena menurut kami, beliau ini adalah orang yang sangat peduli dengan rakyat,” tegasnya yang kembali diaminkan oleh undangan yang hadir.
Dirinya menjelaskan, dari berapa kali pergantian Walikota dan Ketua DPRD ,baru beliau yang betul betul peduli dengan kami warga masyarakat. “Ini beliau buktikan dengan bisa merangkul pihak Inhutani yang Alhamdulillah segera memberi kepastian mengenai lahan yang sudah kami tinggali puluhan tahun,” ucap Samsuri.
Dengan adanya kepastian ini, warga Baru Ulu optimistis kehidupan mereka akan lebih tenang dan memiliki masa depan yang jelas, tanpa dihantui masalah lahan yang sudah mereka tempati turun-temurun.
Sementara mengenai pertanyaan dari warga kelurahan Baru Tengah, yang selama ini mendiami lahan milik TNI AD, Alwi menyatakan akan berusaha mencari solusi.
Karena menurutnya Inhutani yang BUMN beda dengan TNI AD. Namun dirinya berjanji pada reses yang akan datang untuk berusaha menghadirkan pihak Kodam VI Mulawarman.
“Ya setidaknya kita akan berusaha menghadirkan perwakilan dari Kodam VI Mulawarman atau Kodim 0905 Balikpapan agar kita mendapatkan sedikit pencerahan,” ucap Alwi.(eds/adv)