Oleh : eddybpn
Penasatu.com, Balikpapan – Kota Balikpapan kembali masuk sebagai kandidat kota yang dicintai sedunia (We Love Cities).
Seperti ditahun 2015, kota Balikpapan telah dinobatkan sebagai The Most Lovable Sustainable City for 2015 atau kota paling dicintai di dunia dalam kampanye “We Love Cities” yaitu sebuah penghargaan dari program WWF’s Earth Hour City Challenge 2015.
Tahun ini kota Balikpapan masuk kembali dalam nominasi di ” We Love Cities” 2020. Untk itu diperlukan adanya partisipasi warga Balikpapan untuk VOTE mengenai kota Balikpapan. Bisa melalui medsos baik di Facebook, Instagram maupun Twitter dengan selalu gunakan hastag #WeLoveBalikpapan atau dengan mengunjungi Link website welovecities.org/IN/Balikpapan/ dan klik tombol VOTE
Seperti dijelaskan Elyzabeth L Toruan selaku Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan dan Perlindungan Sumber Daya Alam Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Balikpapan, Rabu (30/9/2020)
Masuknya nama Balikpapan menjadi salah satu kandidat We Love Cites (WLC) dikarenakan sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) melakukan registrasi yang dinamai One Planet Cities Challange.
Kemudian pemkot mengisi semua pertanyaan yang terkait komitmen Pemkot Balikpapan tentang pengeloaan lingkungan, apa saja yang dilakukan serta regulasi apa yang sudah ditetapkan pemkot dalam pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Lanjut Elyzabeth, untuk ditingkat Nasionalnya hanya 3 kota yang masuk untuk melanjutkan ketingkat Internasional yakni kota Balikpapan, DKI Jakarta dan Banda Aceh.
Nantinya untuk menjadi pemenang, masyarakat diajak untuk mengkampanyekan semua kegiatan yang ada dikota Balikpapan, bahkan menerima kritik dan saran dari masyakat baik yang tinggal di Balikpapan, diluar Balikpapan bahkan warga yang hanya sekedar singgah di Balikpapan.
We Love Cities sendiri merupakan ajang, dimana warga kota diberikan kesempatan untuk memberikan masukan ataupun kritik, bahkan memperkenalkan sesuatu yang ada di Balikpapan, yang sebelumnya belum pernah dilihat.
Sementara itu, di Balikpapan juga ada Program Kampung Iklim (Proklim) yang mana Proklim merupakan program untuk mendukung pelaksanaan penurunan emisi Forest Carbon Partnership-Carbon Fund (FCPF-CF).
Saat ini untuk yang Utama di Balikpapan terdapat 7 kampung yang mengikuti diantaranya Muara Rapak, Graha Indah, Batu Ampar, Kariangau, Karang Joang, Manggar dan Margo Mulyo.
Sedangkan untuk yang Madya ada 5 kampung yang mengikuti, diharapkan nantinya mereka yang terlibat kampung iklim bisa melangkah ketingkat Utama dan sudah dilakukan penilaian oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), DLH Provinsi.
Sementara itu, aksi yang dilakukan oleh kampung-kampung iklim merupakan aksi yang sebenarnya dalam rangka adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim.
Selama ini, kampung-kampung iklim yang ada sebenarnya sudah melakukan kegiatan tersebut sudah sejak lama, namun baru bisa teregister ketika semua mendaftarakan diri secara nasional, sehingga disitulah kampung iklim tersebut bisa dinilai.
Sebelumnya ditahun 2018 terdapat 3 kelurahan yang mengikuti yakni Manggar Baru, Teritip dan Lamaru, dan ditahun 2020 ini penambahannya 7 kampung iklim.
Dengan adanya Proklim ini, diharapkan adanya perusahaan-perusahaan di Balikpapan untuk mendukung Proklim tersebut melalui dan CSR untuk memberikan pembinaan Proklim – Proklim yang ada di Balikpapan.
Editor : penasatu.com