Taufik: AFKOT Bukan Sekedar Penyelenggara Turnamen, Tapi Harus Jadi Penggerak Pembinaan Futsal di Balikpapan

0
2

Teks foto: Taufik Qul Rahman mengingatkan dan meminta komitmen seluruh pengurus untuk terus bekerja demi kemajuan futsal Balikpapan.

Penasatu.com, Balikpapan – Turnamen Futsal Series tingkat Pelajar se Kita Balikpapan 2025 garapan Asosiasi Futsal Kota (AFKOT) Balikpapan telah berakhir dan sukses. Dimana dalam laga final, SMK Negeri 1 berhasil menjadi kampiun dengan mengalahkan SMA Negeri 7 Balikpapan.

Usai penutupan pengurus AFKOT Balikpapan yang dipimpin Taufik Qulraman langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat perdana guna menyusun program kerja yang berlangsung di Kedai Kopi O, Jum’at (29/8/2025).

Dibuka oleh Sekretaris AFKOT Balikpapan, Warsito Hadi. Ia menegaskan pentingnya menjaga solidaritas di internal organisasi sebagai modal utama dalam merealisasikan program kerja AFKOT, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

“Rapat ini adalah momentum untuk menyatukan visi dan semangat. Semua pengurus harus tetap solid dan berkomitmen penuh dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing. Tantangan ke depan tidak ringan, tapi dengan kebersamaan, semua bisa kita wujudkan,” ucap Warsito.

Rapat ini menjadi titik awal konsolidasi menyeluruh pasca keberhasilan tim talent Scouting yang telah bekerjakeras pada penjaringan Futsal Series 2025 yang mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Hal tersebut menjadi bukti bahwa AFKOT Balikpapan mampu bekerja secara profesional dan terorganisir.

Sedangkan Ketua AFKOT Balikpapan, Taufik Qul Rahman, dalam arahannya mengingatkan kembali komitmen seluruh pengurus untuk terus bekerja demi kemajuan futsal Balikpapan. Ia menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari event yang telah terlaksana, namun juga dari hasil pembinaan dan prestasi atlet di masa depan.

“AFKOT bukan hanya penyelenggara turnamen, tapi juga motor penggerak pembinaan futsal yang berkelanjutan. Kita ingin melihat anak-anak Balikpapan bisa bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional,” ungkap Taufik.

Salah satu fokus utama yang dibahas dalam rapat adalah persiapan menghadapi Pra-Porprov yang akan digelar di Kabupaten Paser. Menurut Taufik, ini menjadi salah satu agenda strategis dalam program jangka pendek AFKOT.

Untuk mendukung hal tersebut, AFKOT mendorong percepatan penjaringan atlet potensial dari berbagai kelompok usia. Turnamen pelajar akan menjadi salah satu sarana utama dalam proses seleksi tersebut. Selain itu, Taufik juga membuka ruang kolaborasi dengan sekolah-sekolah, klub lokal, serta komunitas futsal untuk memperluas basis pembinaan.

Tak hanya fokus pada atlet, AFKOT Balikpapan juga menetapkan sejumlah program jangka panjang yang menyasar penguatan sumber daya manusia di lingkungan futsal. Di antaranya adalah pelatihan wasit bersertifikasi, peningkatan kapasitas tim official, serta pembentukan tim talent scouting yang profesional.

“Talent scouting adalah ujung tombak dalam membangun tim yang berkualitas. Maka, perekrutan tim ini harus dilakukan secara selektif. Anggotanya harus punya komitmen, kemampuan, dan tanggung jawab,” tegas Taufik.

Tim talent scouting nantinya tidak hanya bertugas memantau dan merekomendasikan pemain, tetapi juga ikut dalam proses pembinaan, pemantauan performa atlet, serta evaluasi berkala terhadap potensi yang ada.

Dengan beragam program tersebut, AFKOT Balikpapan menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem futsal yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di Kota Balikpapan.

Rapat perdana ini menjadi tonggak awal dari serangkaian langkah strategis yang akan dilakukan AFKOT Balikpapan. Dengan semangat kebersamaan dan visi jangka panjang, seluruh jajaran pengurus bertekad membawa futsal Balikpapan ke level yang lebih tinggi.

Dalam waktu dekat, berbagai kegiatan penjaringan, turnamen, serta pelatihan akan mulai digulirkan sebagai bagian dari implementasi program kerja yang telah disusun.

“Kami mengajak seluruh stakeholder, baik dari unsur pemerintah, sekolah, komunitas, hingga masyarakat umum untuk turut serta mendukung kemajuan futsal di kota ini. Karena kemajuan olahraga adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Taufik.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here