Zulkifli : Tidak Ada Aksi Pemukulan, Hanya Reflek Saat Wajah Anggota Terkena Sikut

0
3 views

Balikpapan, Penasatu.com – Beredarnya video aksi pemukulan yang dilakukan oleh oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kota Balikpapan kepada seorang pengamen yang viral di media sosial (medsos) mendapatkan beragam sorotan publik.

Diketahui, video tersebut direkam oleh salah satu pengguna jalan, bahkan aksi pemukulan tersebut terjadi pada Rabu (24/11/2021) kemarin di simpang traffic light, Jln Soekarno Hatta, Kilometer 3,5 , Balikpapan Utara (Balut).

Disaat petugas dari Satpol PP melakukan razia ketertiban masyarakat dalam mengantisipasi maraknya Anak Jalanan (Anjal), Gelandangan, Pengemis (Gepeng), Pengamen dan Badut.

Saat media ini mencoba mengkonfirmasi kejadian tersebut, melalui sambungan telepon Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli mengatakan saat ini Satpol PP tengah gencar-gencarnya melakukan penertiban kepada Pengamen, Anjal dan Badut yang kian marak.

Lanjut dikatakannya, saat dilakukan penertiban itu biasanya banyak pengamen, anjal dan Badut yang pada kabur menghindari petugas, jadi biasa terjadi aksi kejar-kejaran.

“Mereka itu kan lari saat petugas datang..Nah..saat diamankan muka petugas terkena sikut, sehingga petugas tersebut reflek untuk membela diri,” bebernya.

“Jadi tidak ada unsur pemukulan tersebut, hanya reflek saat muka petugas terkena sikut,” tambahnya.

Zulkifli menambahkan pelaksanaan peneritban sudah dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda). Dimana Balikpapan tidak diperbolehkan ada pengemis, anjal, pengamen dan Badut.

“Kalau prosedur peneritban kita sudah lakukan yakni dengan cara yang humanis,” ujarnya.

“Kalau soal pemukulan, sekali lagi itu bukan pemukulan, tapi reflek yang dilakukan anggota kami dilapangan saat mukanya terkena sikut pengamen yang saat diamankan melawan dan memberontak,” pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here