Wacana Penghapusan Tenaga Honorer, Parlin : Harus Ditinjau Kembali

0
50

Balikpapan, Penasatu.com – Rencana penghapusan tenaga honorer yang mulai diberlakukan tahun 2023 mendatang mendapatkan respon dari anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Parlindungan Sihotang, Juma’at (25/11/2022).

Politikus NasDem yang karib disapa Parlin inipun mengatakan agar wacana penghapusan tenaga honorer bisa ditinjau kembali. Pasalnya keberadaan tenaga honorer akan digantikan dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan tenaga outsourcing yang diadakan dengan melibatkan pihak ketiga.

“Saya rasa wacana penghapusan tenaga honorer merupakan pekerjaan rumah (PR) bersama Komisi IV DPRD bersama Pemkot untuk mencari solusi penyaluran tenga honorer seperti apa,” ucapnya.

Dikatakannya, wacana penghapusan tenaga honorer memang satu hal yang dilema, mengingat tenaga honorer yang ada saat ini mempunyai masa kerja yang hampir tahunan dan mempunyai peranan penting untuk membantu tugas di setiap instansi pemerintah.

”Mereka tenaga terampil yang masa kerja diatas lima tahun, kita anggap sudah paham dengan pekerjaannya. Seharusnya mereka diberikan kesempatan untuk ikut P3K walaupun dalam struktur tidak masuk dalam komposisi,” ujarnya.

“Kita lihat staf di sekretariat, rata-rata yang bekerja tenaga honorer, jika tidak ada mereka berbulan-bulan laporan kita tidak terselesaikan. Artinya kualitas mereka tidak kalah dengan ASN, jika mereka ditiadakan akan menghambat kinerja, ” tambahnya.

Parlindungan menyampaikan permasalahan ini harus dicarikan solusinya agar tenaga honorer tetap mempunyai harapan untuk bekerja meskipun lewat penyedia tenaga kerja atau regulasi penyaluran tenaga honorer.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here