Usai Dengarkan Aspirasi, Fadlianoor Langsung Turun Meninjau Lokasi Yang Menjadi Keluhan Warga

0
37 views

Balikpapan, Penasatu.com – Jika biasanya pelaksanaan Serap Aspirasi (reses) dilakukan dengan mengumpulkan warga untuk menyampaikan aspirasinya saja tanpa ada kegiatan lainnya.

Namun berbeda dengan reses yang dilakukan Fadlianoor yang merupakan anggota DPRD Balikpapan Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Utara, Kamis (3/6/2021).

Reses yang berlangsung di Jln Telindung RT 87, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara berlangsung singkat dan terbatas.

Dimana, usai menyampaikan aspirasinya warga bersama Fadlianoor langsung mendatangi lokasi yang menjadi keluhan warga.

Disambangi awak media ini, Fadlianoor menuturkan jika pelaksanaan reses yang dilakukannya berlangsung singkat dan terbatas. Mengingat pelaksanaan reses masih ditengah kondisi pandemi covid-19.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menjelaskan jika gaya reses yang diambil dirinya sangat berbeda dari rekan sejawatnya di parlemen.

Memang, diawal dirinya mengumpulkan sejumlah warga untuk mendengarkan aspirasi dan keinginan warga di dapilnya.

Akan tetapi, dirinya menambahkan reses bukan hanya untuk mendengarkan aspirasi warga saja, melainkan harus turun langsung dan melihat lokasi yang dinginkan warga dalam penyampaiannya.

“Gaya reses yang saya lakukan saat ini sudah yang kedua kalinya, sebelum itu saya pernah melakukan hal yang sama pada reses sebelumnya,” ucap Fadli.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan dari hasil reses yang dilakukan dirinya, permasalah  infrastruktur dan Penerangan Jalan Umum (PJU) selalu menjadi permasalahan klasik.

Maka dari itu, dirinya langsung turun melihat kelapangan, mana yang menjadi keluhan warga dan apa yang menjadi permasalahannya.

Fadli menambahkan, dari hasil peninjauan lokasi yang ditunjukan warga salah satunya gorong-gorong yang berada di Jln Alam Baru, Somber.

Dirinya menilai jika langkah awal yang harus dilakukan yakni dengan menurunkan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan untuk melakukan pengerukan sedimen.

Fadli menilai, gorong-goyang tersebut sudah tidak layak. Pasalnya aliran air yang tertampung dari arah Batu Ampar, Telindung dan sekitarnya tidak bisa menampung air yang datang.

Dirinya mengusulkan kepada PU agar gorong-gorong tersebut diubah menjadi jembatan, hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas di Jln Alam Baru.

Selain itu, perbaikan infrastruktur bukan hanya akan diusulkan saja, mengingat perbaikan infrastruktur merupakan salah satu program walikota Rahmad Mas’ud.

“Jadi perbaikan ini bukan hanya dikawal, akan tetapi harus direalisasikan. Karena janji walikota dan juga janji-janji politik Almarhum Thohari Aziz, jadi saya sebagai kader harus menuntaskan janji-janji politiknya,” tutupnya.(*)

Wartawan : Riel Bagas
Editor : Penasatu.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here