Tingkatkan Penjualan, Pelita Motor Jaya Gelar Training

2
589
Foto. Peserta training bareng Andreas (duduk dua dari kiri ) setelah selesai acara

Penasatu.com, Balikpapan– Guna meningkatkan penjualan yang selama ini sedikit merosot, dikarenakan anjloknya ekonomi Indonesia dengan banyaknya perusahaan tambang yang tumbang sehingga menyebabkan turunnya daya beli pelanggan. PT Pelita motor jaya selaku main Distributor dari kawat las Esab di Kalimantan mengantisipasi kembali membaiknya ekonomi dengan berupaya mempersiapkan diri agar penjualan kawat las Esab kedepan makin meningkat, dengan mengundang Principal dari ESAB di Indonesia guna mengadakan training sehari untuk menigkatkan mutu sdm sekaligus membedah apa sih hebatnya produk Esab sehingga bisa bersaing dipasar.

Semua sub ditributor yang ada di Kalimantan hadir mengikuti teraining kali ini. Baik berupa pengenalan dari kawat las dan berbagai mesin Esab juga cara membaca catalog. Training digelar di kantor pusat PT.Pelita motor jaya, Jln MT Haryono No.10 Balikpapan selatan, Rabu (10/4/2019).

Training diikuti 20 peserta dari empat sub distributor yang ada di Kalimantan, seperti Balikpapan, Samarinda dan Banjarmasin.

Semangat tinggi ditunjukan peserta dengan antusias mengikuti pelajaran teori dan bagaimana mencoba peraktek langsung dalam menguasai beberapa produk dari esab.

Andreas selaku pimpinan dan pemilik Pelita motor dalam sambutannya mengatakan, terima kasih kepada semua peserta yang bisa hadir dan juga kepada para trainer yang mengajarkan teori dan praktek hari ini, mudahan dengan bertambahnya ilmu ini makin bisa meningkatkan target penjualan melebihi omset yang tahun lalu.

“Terutama, mari kita peraktekan hasil belajar ini untuk kita berikan pengertian pada pelanggan kenapa harus memilih produk esab bukan yang lain, sehingga memperoleh hasil yang memuaskan,” pintanya.

Bawalah pulang apa yang sudah kita dapat dari training ini untuk menjadi bekal kita dalam melawan pesaing yaitu produk yang sejenis esab dan tunjukan bahwa mereka tidak salah dalam membeli dan memakai produk esab guna menigkatkan produksinya, tutup Andreas.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here