Terima Audiensi KSBN, Sandy Ardian Banyak Berikan Masukan

0
81

Balikpapan, Penasatu.com – Bertandang ke kantor DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Komite Seni Budaya Nasional (KSBN) berkeinginan melakukan audiensi guna menginventarisasi segala bentuk budaya di Indonesia, khususnya di Kota Balikpapan.

Kedatangan rombongan KSBN ke kantor DPRD Balikpapan diterima langsung sejumlah anggota Komisi IV DPRD Balikpapan diruang rapat gabungan, Selasa (22/11/202).

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Sandy Ardian mengatakan, perlu diketahui KSBN adalah organisasi yang lahir karena amanat undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan, yang diikuti kemudian oleh Peraturan Pemerintah nomor 87 tahun 2021 untuk menginventarisasi segala macam bentuk budaya di Indonesia khususnya di kota Balikpapan Kalimantan Timur.

Ia menuturkan terbentuknya kepengurusan KSBN diharapkan dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan stakeholder dan rekan-rekan yang telah eksis di bidang kebudayaan.

“Beberapa masukan diberikan oleh Komisi IV sepeti meminta KSBN untuk melakukan semacam analisa kebutuhan atau muatan lokal Balikpapan perlu ditngkatkan, ” ucapnya.

Adanya Keberadaan KSBN ini diharapkan memunculkan kegiatan yang kongkrit supaya agar ada ikon khusus Balikpapan dari sisi seni budayanya.

Biasanya aktivis senior itu kebanyakan orang yang usianya sudah lanjut, maka Komisi IV meminta KSBN untuk dapat menyentuh anak muda terjun ke dalam kegiatan seni dan budaya ini.

“Harapan kami juga dengan adanya keputusan ini tetap terus konsisten, artinya jangan hanya di awal saja semangat, harus tetap konsisten dalam hal ini,” harapnya.

Sementara itu Ketua KSBN Kalimantan Timur, Jefry, mengatakan KSB menginventarisasi dari tradisi lisan, manuskrip, olahraga tradisional, dan salah satu tugas besar KSBN adalah untuk membuat satu informasi budaya terpadu.

“Beliau sangat suportif untuk mendukung KSBN, ini bukanlah organisasi yang lahir tanpa ada sebab musabab nya tapi lahir karena amanat undang-undang,” kata Jefry.

Organisasi yang berjalan sejak bulan Agustus ini disambut baik oleh DPRD Kota Balikpapan, dan diberikan usulan untuk membuat program-program yang terus berlanjut ke depannya.

“Atas respon yang sangat positif dari Pak Ketua Komisi IV kami ditantang untuk membuat sebuah kalender kebudayaan yang akan berkesinambungan dan berkelanjutan,” tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here