Syukri Wahid Dan Amin Hidayat Diberhentikan Partai dan Terancam PAW

0
125 views

Balikpapan, Penasatu.com – Hasil sidang partai yang dijalani dua anggota DPRD Balikpapan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni Syukri Wahid dan Amin Hidayat sudah diputuskan.

Disampaikan Syukri Wahid dalam jumpa pers bersama awak media di kawasan, Jln Indrakilla, Gn Samarinda, Balikpapan Utara (Balut), Selasa (23/11/2021).

“Sudah keluar hasil putusan sidang MPDP yang kami terima malam hari. Dimana dalam putusan tersebut menolak eksepsi secara keseluruhan yang isinya keberatan yang saya sampaikan sebanyak 13 lembar,” ujarnya.

“Saya menilai, sidang partai yang saya jalani bisa dikatakan merupakan persidangan yang tidak adil,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syukri juga membeberkan 2 tuduhan pelanggaran kode etik yang dilayangkan partai karena telah melanggar AD/ART yakni telah menjadi anggota partai politik lain secara sah dan meyakinkan menurut hakim.

“Artinya saat ini saya bersama Pak Amin Hidayat sudah diberhentikan partai, menarik kartu anggota partai kami berdua dan meminta struktur PKS untuk melakukan pergantian antar waktu (PAW) di DPRD Balikpapan,” bebernya.

“Sekali lagi saya sampaikan, sidang yang kami jalanin ini melanggar prinsip keadilan yang sudah kami ajukan dalam eksepsi,” katanya.

Syukri menyebut dalam sidang partai dirinya tidak diberikan kesempatan untuk membela dir dan menghadirkan saksi dari dirinya untuk membuktikan tuduhan tersebut.

Syukri bersama Amin Hidayat membantah keras telah menjadi anggota partai lain dalam hal ini partai Gelora. Dan dirinya menegaskan hanya memiliki satu kartu anggota partai, yakni di partai PKS.

Selain itu, Syukri tidak mengetahui pasti tuduhan pelanggaran AD/ART yang dilayangkan pada dirinya, sehingga menyebabkan dirinya dianggap tidak maksimal bekerja oleh partai.

“Sampai hari ini saya masih menunaikan kewajiban sebagai anggota partai PKS dengan membayar Infak Wajib Anggota Dewan (IWAD) dan partai PKS merupakan partai yang paling besar memotong iuran hingga 24 persen,” bebernya.

“Saya sudah setor ke partai mencapai 235 juta rupiah, sejak dilantik sampai saat ini,” tambahnya.

Intinya disini kami menolak amar putusan sidang MPDP terkait dugaan pelanggaran disiplin organisasi dan kode etik PKS.

“Kami beruda akan melakukan langkah kebertan di DSW PKS Kaltim, akan menggugat partai ke Pengadilan Negeri sebagai perbuatan melawan hukum kepada kami jika terus melakukan langkah yang tidak prosedural,” ujarnya.

“Bahkan kami akan mengajukan pidana kepada oknum yang telah memberikan tuduhan dan keterangan palsu dalam sidang MPDP,” sambungnya.

Ditempat yang sama, rekan sejawatnya yakni Amin Hidayat membenarkan jika dirinya bersama Syukri Wahid telah diberhentikan dari partai PKS.

Amin mengatakan alasan diberhentikan dirinya dari keanggotaan partai PKS yakni sama seperti yang dialami rekannya.

“Alasannya sama seperti Pak Syukri Wahid, kami dituduh telah menjadi anggota partai lain dan memiliki kartu keanggotaan partai lain,”ucapnya.

Lanjut dikatakannya, tuduhan telah menjadi anggota partai lain berdasarkan bukti-bukti yang tidak mendukung dalam artian bukti-bukti yang memang sengaja dibuat-buat.

“Jadi bukti yang dituduhkan kesaya saat itu, yakni foto kegiatan majelis taklim dikediaman Wakil Gubernur Kaltim di Samarinda,” ujarnya.

Selain itu, Amin mengatakan ada bukti lain yang diberikan untuk memfitnah dirinya yakni melampirkan foto dirinya bersama mantan politikus PKS yakni Fahri Hamzah (FH). Dimana foto tersebut diambil pada 2 Februari 2018.

“Artinya foto yang dijadikan bukti jauh sebelum adanya partai Gelora. Jadi terlihat semua itu dibuat-buat,” katanya.

“Saya juga dituduh setiap melakukan kegiatan tidak pernah menyampaikan ke partai, seperti misalnya pelaksanaan Serap Aspirasi (Reses),” tambahnya.

“Fatalnya lagi, saya dituduh bertemu dengan Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud tanpa memberitahukan partai dengan melampirkan foto saya bersama pak Rahmad. Namun kenyataannya foto tersebut diambil jauh sebelum pak Rahmad menjadi Walikota Balikpapan dan masih menjabat Wakil Walikota,” pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here