Sertifikasi Aset Daerah, Taufik: Pemkot Harus Bergerak Cepat, Karena Rawan Gugatan Hukum

0
90

Balikpapan, Penasatu.com – Seiring akan dimulainya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Dijumpai awak media, Rabu (10/8/2022), diruang kerjanya. Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan Taufik Qul Rahman meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sebaiknya perlu melakukan pendataan dan melakukan sertifikasi seluruh aset daerah yang dimiliki.

Taufik Qul Rahman atau yang karib disapa Taufik Putra Kilat mengatakan percepatan sertifikasi aset daerah bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan terhadap keberadaan aset daerah agar tidak rawan gugatan hukum dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Terlebih, kota Balikpapan akan menjadi penyangga ibu kota dan sekaligus menjadi gerbang masuk IKN. Balikpapan pastinya akan menjadi kota yang strategis untuk melakukan pengembangan investasi.

“Pemerintah yang sekarang harus bergerak untuk segera menyelamatkan aset daerah yang ada, kita jangan terkecoh..karena kota Balikpapan menjadi kota strategis untuk pengembangan investasi disaat pembangunan IKN nantinya,” ucap Taufik.

Ia menambahkan, banyak aset daerah yang ada saat ini, diantaranya lahan seluas 70 hektar rencana pembangunan sirkuit di Kelurahan Lamaru pada tahun 2007 lalu. Selain itu ada lahan 9 hektar di perumahan Daksa yang pengelolaannya sudah diserahkan ke Pemkot Balikpapan dan banyak lagi seperti kawasan hutan kota.

“Aset-aset daerah milik pemerintah kota ini harus disertifikatkan semua jangan hanya sekedar surat atau kertas segel saja, Hal ini dilakukan karena melihat posisi kota Balikpapan yang strategis menjelang rencana pembangunan ibukota negara,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus bisa melakukan pendataan kembali terhadap aset-aset tanah yang pernah dibebaskan oleh pemerintahan sebelumnya. Sehingga dapat dipastikan kejelasan status atas lahan yang dikelola.

“Kita harus segera mendata kembali, Jangan sampai tiba-tiba tanah kita ini sudah tidak ada,” tegasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here