Sayid MN Fadly Dan Abdulloh S Sos Diusung PKB Balikpapan, Taufik Putra Kilat Angkat Bicara

0
32 views

Balikpapan, Penasatu.com – Dilantiknya H Rahmad Mas’ud SE sebagai Wali Kota Balikpapan menimbulkan pertanyaan dimasyarakat terkait siapa pengganti Almarhum Thohari Aziz dimasa pemerintahan kota Balikpapan kedepan.

Tentunya, calon Wakil walikota Balikpapan merupakan nama-nama yang akan diberikan dari Delapan partai pengusung saat pencalonan pada Pilkada 2020 lalu.

Menjawab rasa penasaran masyarakat terkait siapa yang akan duduk sebagai wakil walikota mendampingi Rahmad Mas’ud.

Taufik Qul Rahman angkat bicara mengenai hal tersebut. Kepada awak media ini dirinya menuturkan dari Delapan partai pengusung salah satunya merupakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Adapun arah PKB yakni berhak memberikan Dua nama calon wakil walikota yang nantinya akan mendampingi Rahmad Mas’ud.

Taufik Qul Rahman atau yang karib disapa Taufik Putra Kilat menjelaskan, walikota harus segera memiliki seorang pendamping untuk menjalankan roda pemerintahan itu diperlukan.

Pasalnya, jika tidak segera memliki wakil, maka apa yang menjadi visi dan misi walikota akan sulit dan berat untuk direalisasikan.

Politikus PKB ini berharap dari dua nama calon wakil walikota yang diberikan cocok dan sesuai dengan keinginan walikota.

“Yang pertama beliau (Rahmad Mas’ud) harus jeli, dan saya rasa Pak Rahmad Mas”ud orangnya bijaksana, dan memiliki kualitas dalam menentukan pasangan,” ucap Taufik.

“Jangan sampai ada tekanan dari partai-partai manapun yang menjadi partai pengusung,” tambahnya.

“Yaa…silahkan saja mengusulkan nama untuk mendampingi beliau, hanya saja penentuannya pada saat pemilihan di DPRD Balikpapan,” sambungnya.

Taufik menegaskan, sebagai partai pengusung berhak memberikan nama-nama calon yang akan mendampingi walikota.

Dan PKB juga memiliki hak untuk memberikan nama-nama calon pendamping walikota, karena PKB merupakan partai pengusung, bukannya partai pendukung.

“Sebagai partai pengusung PKB berhak dan memiliki hak untuk menyorongkan nama calon wakil,” ujarnya.

“Karena apa..PKB partai pengusung bukan partai pendukung jadi berhak dan sangat memiliki hak,” tambahnya.

Jadi ketika PKB memberikan Dua nama calon untuk mendampingi walikota itu merupakan hak dari partai pengusung dan tidak boleh di intervensi dari manapun juga.

Bahkan dari partai manapun tidak mempunyai hak untuk mengintervensi diluar partai dan marwah partai.

Saat disinggung apakah calon pengganti harus dari partai yang sama, Taufik menegaskan kembali, jika nama-nama calon wakil walikota berhak dari partai mana saja, dan tidak harus dari partai sebelumnya.

“Semua partai pengusung semua berhak mengajukan nama calon untuk mendampingi walikota,” tegasnya.

Sedangkan partai PKB sudah memiliki dua nama calon yang saat ini sudah mendekati masa purna tugas.

“PKB sudah punya dua nama yang cocok untuk mendampingi Rahmad Mas’ud, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan Sayid MN Fadly dan Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh S Sos,” pungkasnya.(*)

Wartawan : Riel Bagas
Editor : Penasatu.com

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here