Reses Simon Sulean, Warga Sampaikan Sejumlah Usulan

0
33 views

Balikpapan, Penasatu.com – Anggota DPRD Balikpapan Simon Sulean SE menggelar Serap Aspirasi (reses) di Daerah Pemilihan (Dapil) dirinya.

Reses yang berlangsung di Jln Marsma Iswahyudi dilingkungan RT 5, 6 dan 4 Gn Bakaran, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan berlangsung terbatas dengan pengetatan protokol kesehatan (prokes).

Dalam reses yang berlangsung sejumlah usulan disampaikan beberapa warga, baik itu terkait perbaikan infrastruktur, Drainase, bahkan perbaikan sarana olahraga seperti lapangan bola.

Seperti yang utarakan oleh salah satu warga yang menyampaikan beberapa usulan. Dimana warga meminta adanya perbaikan drainase yang berada di dekat Gereja.

Pasalnya, jika hujan air yang terdapat didalam drainase meluber hingga kejalan, sehingga jalan tersebut kembali rusak meski diperbaiki.

Selain itu, warga meminta adanya perbaikan lapangan sepak bola yang ada, karena lapangan bola tersebut sering dimanfaatkan oleh anak-anak sekitar untuk bermain.

Bahkan, warga meminta dipasangkan rambu-rambu pada jalan lingkungan, hal tersebut dilakukan untuk mencegah kendaraan yang sering melintas dengan kecepatan tinggi, pasalnya terdapat banyak anak-anak dilingkungan tersebut.

Menanggapi sejumlah usulan warga, Simon Sulean akan menampung usulan untuk perbaikan drainase, dan akan berusaha untuk merealisasikan perbaikannya.

Sedangkan untuk masalah perbaikan lapangan sepak bola, Simon sudah mencoba meminta kepada pemerintah kota (pemkot) agar lapangan tersebut dapat di bebaskan, karena lahan tersebut milik seseorang.

Akan tetapi yang jadi permasalahannya, lahan yang mau dibebaskan ukurannya tidak terlalu besar dan sangat kecil, sehingga masih terus diusahakan.

“Tanah itu milik seseorang, saya sudah mengajukan ke pemkot agar lahan tersebut dapat dibebaskan, sehingga tidak dibangun rumah tinggal dan dapat dijadikan check poin dilingkungan,” ucap Simon.

Sementara, untuk rambu-rambu jalan lingkungan. Simon akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) agar dijalan tersebut dibuatkan “Markah Kejut” atay yang lebih dikenal masyarakat “Polisi Tidur” untuk mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas.

“Kita akan minta Dishub buatkan polisi tidur, karena pembuatan polisi tidur ada standar ketinggian, sehingga tidak membuat kendaraan warga yang melintas nyangkut dan merusak kendaraan warga,” ujar Simon.

Bahkan, Simon akan segera memperbaiki jalan berlubang yang ada jalan perbatasan antara RT 1 dan RT 5 dengan cara swadaya bersama-sama.(*)

Wartawan : Riel Bagas
Editor : Penasatu.com

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here