Kunjungan Tatap Muka Bagi WBP di Lapas Kelas II Balikpapan Segera Dibuka, Ini Ketentuannya

0
147

Balikpapan, Penasatu.com – Pasca Pandemi Covid-19, Lapas kelas IIA Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) mempersiapkan fasilitas pelayanan untuk kunjungan tatap muka bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Hal tersebut diungkapkan Kepala Lapas Kelas IIA Balikpapan Pujiono Slamet. Hal tersebut dilakukan berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia Nomor PAS-12.HH.01.02 TAHUN 2022 Tentang Penyesuaian Mekanisme Terhadap Layanan Kunjungan Secara Tatap Muka dan Pembinaan yang melibatkan Pihak Luar.

Pujiono Slamet mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan kunjungan tatap muka bagi keluarga WBP.

“Alhamdulillah tahap demi tahap persiapan kita sudah hampir 90 persen, dari jenis pelayanan pintu masuk hingga persiapan di dalam,” ungkapnya.

Ada beberapa ketentuan yang harus di ketahui oleh keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan yaitu :
1) Pengunjung merupakan: i. Keluarga inti dari Narapidana/Tahanan/Anak. ii. Penasihat/kuasa hukum yang dibuktikan dengan surat kuasa. iii. Perwakilan kedutaan besar/konsuler untuk Narapidana/Tahanan/Anak warga negara asing.

2) Setiap Narapidana/Tahanan/Anak hanya mendapatkan kesempatan menerima kunjungan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) minggu pada jam kerja.

3) Pengunjung telah menerima vaksin ketiga yang dibuktikan dengan aplikasi Peduli Lindungi atau sertifikat vaksin.

4) Bagi pengunjung yang belum menerima vaksin secara lengkap, wajib menunjukkan rapid/swab antigen dengan hasil negatif atau surat keterangan tidak dapat menerima vaksin karena alasan kesehatan dari dokter instansi pemerintah.

5) Bagi Narapidana/Tahanan/Anak yang belum vaksin, kunjungan dilaksanakan secara virtual.

7) Kunjungan bagi Tahanan dewasa/Anak, diberikan setelah mendapatkan izin dari pihak yang menahan dan wajib memenuhi syarat No. 3 dan 4.

“Kita juga sudah antisipasi, bagaimana agar tidak terjadi kerumunan atau membludaknya pengunjung , kita berikan batas di awalsetiap pengunjung supaya dapat bergantian dengan yang lain,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selain melayani masyarakat saat tatap muka, bentuk keamanan adalah nomor satu, segala sesuatu harus diperiksa seteliti mungkin.

“Kita sudah siapkan alur dari pintu masuk hingga pengunjung bisa bertemu diruang pengunjung, karena bagaimana pun keamanan Lapas adalah nomor satu, untuk terhindar yang tidak diinginkan,” tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here