Komisi III Pantau Progres Pengerjaan DAS AMPAL Hingga Akhir November

0
105

Balikpapan, Penasatu.com – Pasca melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi pengerjaan proyek pengendali banjir DAS Ampal. Komisi III DPRD Kota Balikpapan, akhirnya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PT Fahreza Duta Perkasa, Dinas Pekerjaan Umum.

RDP yang berlangsung diruang rapat gabungan kantor DPRD Balikpapan dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Fadlianoor dihadiri Direktur Utama PT Fahreza Duta Perkasa Cahyadi, Sekretaris PU Rafiudin dan Plt Kabid Sumber Daya Air (SDA), Senin (21/11/2022).

Dihadapan awak media, Fadlianoor menjelaskan RDP yang digelar merupakan tindak lanjut dari hasil sidak yang dilakukan komisi III ke proyek pengerjaan DAS Ampal. Dan dari hasil pembahasan RDP itu sendiri pihak kontraktor mengakui adanya keterlambatan dalam pengerjaan.

“Jadi banyak hal yang menjadi keterlambatan, diantaranya faktor cuaca, adanya pohon, kabel dan sebagainya.Dan pihak kontraktor mengakui keterlambatan pengerjaan. Yang jelas kami kasih kesempatan PT Fahreza Duta Perkasa selama 1 Minggu kedepan,” ucap Fadlianoor.

Ia menambahkan, pihaknya akan melihat sejauh mana progres yang akan dikerjakan pihak kontraktor hingga akhir November nanti. Pasalnya hingga hari ini progres pengerjaan baru mencapai 1 persen, sementara diakhir Desember mendatang target pengerjaan harus mencapai 32 persen.

Politkus PDI Perjuangan ini menambahkan, apabila dalam akhir tahun target tidak tercapai, tentunya akan ada sanksi yang akan diberikan. Dan sanksi paling berat yakni memutuskan kontrak dengan pihak kontraktor.

“Kalau teknis sanksinya nanti dinas terkait seperti PU yang akan menjelaskan. Yang jelas kita akan lihat progres pengerjaannya dulu sampai akhir November ini,” katanya.

Masih Fadlianoor, dari hasil pertemuan tadi PT Fahreza Duta Perkasa berjanji akan menambah jumlah pekerja dilapangan dan menambah jumlah alat berat.

“Pihak kontraktor memang sudah mengakui kalau tenaga kerjanya kurang, sebab itulah mulai besok pekerja proyek pengendalian banjir DAS Ampal akan mulai berdatangan,” bebernya.

“Kita juga sudah minta kepada bagian keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk tidak mencairkan anggaran sementara waktu, sambil menunggu progres pengerjaan,” sambungnya.

Disinggung mengenai keberadaan kantor PT Fahreza Duta Perkasa di Jakarta yang dinilai fiktif. Fadlianoor mengatakan menurut keterangan dari pihak PT Fahreza Duta Perkasa, bahwa PT Fahreza sudah menempati kantor yang baru. Dan Komisi III sendiri sudah meminta alamat kantor yang baru.

“Versi dari Dirutnya, sudah pindah ke kantor yang baru. Dan kita sudah minta alamatnya, kemungkinan Komisi III akan datang kesana tanpa ada pemberitahuan,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Cahyadi selaku Direktur PT Fahreza Duta Perkasa mengakui progres pengerjaan yang dilakukannya baru mencapai 1 persen. Hanya saja pihaknya akan optimis di akhir Desember nanti target 32 persen akan tercapai.

Cahyadi menambahkan pihaknya saat ini sudah menambah jumlah pekerja dan beberapa alat berat guna. Dan kemungkinan untuk mengejar target di akhir Desember pihaknya akan memberlakukan pengerjaan baik di siang hari dan malam hari.

“Ya..akan dikerjakan siang dan malam, kita akan kebut pengerjaannya, mudahan saja akhir Desember sudah mencapai target,” ucapnya.

“Kalau soal pekerja kita sudah datangkan mulai hari ini, dan akan datang secara bertahap,” tandasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here