Dampak IKN, Kontraktor Kesulitan Dapat Jatah Beton Segar, Ini Kata Kadis PU

0
96

Balikpapan, Penasatu.com – Sejumlah kontraktor pengerjaan proyek infrastruktur dikota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) mengeluh sulitnya mendapatkan jadwal penyediaan material beton segar dari Perusahaan Ready Mix.

Kepada awak media ini, Jum’at (25/11/2022) sala satu kontraktor menyampaikan sulitnya mendapatkan antrian beton segar dari sejumlah perusahaan Ready Mix.

Dikatakannya, keterbatasan ketersediaan beton segar kemungkinan akibat dampak dari adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga berpengaruh dengan ketersediaan beton segar.

“Susah betul..beda dengan tahun sebelumnya, kalau kita mau ngecor..ketersedian beton segar dari perusahaan Ready Mix selalu ada, tapi kalau sekarang agak susah, harus menunggu bisa sampai 1 Minggu. Ditambah lagi kadang material seperti batu koralnya juga kosong,” katanya.

“Saya sudah hubungi semua perusahaan penyedia jasa beton segar, tapi..ya..begitu..harus menunggu. Ketika mau ngecor, cuaca tidak mendukung lantaran hujan, sementara pekerjaan harus selesai dengan batas waktu yang sudah ditentukan,” tambahnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) saat dikonfirmasi mengatakan pengerjaan yang dilaksanakan kontraktor merupakan memang siklus tahunan. Yang mana, semua ini harus sudah dipertimbangkan oleh semua rekanan.

Menurut Yusri, jika rekaman dalam hal ini kontraktor bisa memprogramkan itu semua dengan baik, pihaknya yakin permasalahan kebutuhan beton segar pasti tidak akan ada masalah.

“Kalau semua itu diatur, saya yakin bisa, karena seperti tahun sebelumnya semua tidak ada masalah,” ucap Yusri

Yusri menambahkan, jika memang ada keluhan dilapangan seperti itu, pihaknya akan melakukan evaluasi untuk mengetahui letak permasalahannya ada dimana.

“Kemungkinan bukan kelangkaan beton segar, bisa saja faktor antar rekanan dengan penyedia beton segar terkait sistem transaksinya,” ungkap Yusri.

Masih Yusri, sejauh ini dirinya menilai kelangkaan beton segar belum terjadi dilapangan, hanya tinggal rekanan saja yang mengatur seperti apa bersama dengan produsen penyedia beton segar.

“Kalau akhir tahun..ya memang seperti itu, apalagi ditambah dengan adanya pembangunan IKN yang lagi gencar-gencarnya, seharusnya rekanan bisa mengantisipasi ini semua,” ujarnya.

“Saya optimis pekerjaan di Balikpapan akan selesai tepat waktu,” pungkasnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here