Berakhir Damai..!! Wartawati Dan Kepsek SMPN 3 Balikpapan Saling Memaafkan

0
117 views

Balikpapan, Penasatu.com – Aksi pengusiran yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMPN 3 Balikpapan Eny Wahyuni terhadap Wartawati Media Online Faktanusa.com Shinta  beberapa hari lalu akhirnya berakhir damai setelah dilakukan mediasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Senin (13/9/2021).

Mediasi dilakukan langsung oleh Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin yang dihadiri Wisnu selaku Ketua MKKS tingkat SMP.

“Kita sudah mempertemukan antara keduanya dan kita minta untuk merkea untuk menjelaskan permasalahannya,” ucap Muhaimin.

Masih Muhaimin, setelah keduanya saling menjelaskan terdapat miss persepsi dan miss komunikasi diantara keduanya.

Ia menambahkan, saat kejadian memang situasi dan keadaan yang bersangkutan  memang dalam keadaan sibuk. Pasalnya saat itu di SMPN 3 Balikpapan sedang melaksanakan vaksinasi bagi pelajar. Sehingga wartawati yang datang untuk meliput tidak dilayani.

Karena, fungsi wartawan atau wartawati memang bertugas untuk mencari berita, sehingga wartawan bebas mencari sumber berita dari mana saja.

“Kita sudah sampaikan, jika memang sedang sibuk sebaiknya menyampaikan terlebih dahulu atau bisa menyampaikan untuk bertemu lain waktu,” ungkapnya.

“Kalaupun memang tidak bisa menjawab, silahkan sampaikan dengan baik, jangan sampai ada penolakan yang membuat ketersinggungan,” tambahnya.

Muhaimin menjelaskan, dari hasil mediasi yang dilakukan kedua belah pihak sudah saling memaafkan.

Selain itu, Muhaimin juga meminta kepada seluruh Kepala Sekolah untuk menghargai profesi seorang wartawan.

“Semoga ini menjadi pembelajaran untuk kita semua, kami berharap kedepan bisa bersinergi dengan wartawan/wartawati dari manapun,” ujarnya.

“Bagi rekan-rekan wartawan/wartawati juga harus mengetahui situasi dan kondisi saat mencari sumber berita yang diinginkan,” sambungnya.

Ditempat yang sama, kepada awak media ini Eny Wahyuni mengakui jika perselisihan antara dirinya dengan wartawati berakhir damai dan saling memaafkan.

Dirinya mengakui, apa yang terjadi saat itu diluar kontrol dirinya. Karena memang manusia itu tidak ada yang sempurna dan tak terlepas dari kekurangan.

“Mungkin saat itu sedang panas, dan sibuk dan ketidaktahuan saya. Dan kami juga sudah berdamai dan saling memaafkan,” tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here