Angka Kematian Covid-19 Di Balikpapan Semakin Meningkat

0
11 views

Balikpapan, Penasatu.com – Angka kematian akibat covid-19 dikota Balikpapan terjadi peningkatan setiap harinya. Rata-rata angka kematian terjadi pada Lanjut Usia (Lansia).

“Jadi peningkatan bukan hanya pada kasus terkonfirmasi positif saja, melainkan pada angka kematian bagi usia lanjut,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) dr Andi Sri Juliarty saat pelaksanaan vaksinasi di BSB E-walk, Rabu (30/6/2021).

Sebab itu, pihaknya berharap agar masyarakat Balikpapan dapat mengurang aktivitas diluar rumah, sebaiknya lebih banyak dirumah saja.

Tentu saja hal ini diucapkannya bukan tanpa alasan, melainkan melihat tingginya angka terkonfirmasi positif dan juga angka kematian akibat covid-19 di Balikpapan beberapa minggu terakhir.

“Lansia sebenarnya memang lebih banyak diluar rumah, hanya saja jika ada anggota keluarga lainnya yang tidak mendukung, dalam artian anggota keluarga sering keluar masuk rumah, makan bisa jadi hal tersebut yang membawa masuk virus kedalam rumah,” bebernya.

Wanita yang akrab disapa dr Dio ini menambahkan, sebaiknya penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) 5 M harus betul-betul diperhatikan, meskipun berada didalam rumah.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan dua hari yang lalu pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Direktur Rumah sakit yang ada di Balikpapan yang berlangsung di Aula kantor Pemkot Balikpapan.

Dimana semua bersepakat akan meningkatkan kapasitas pelayanan masing-masing, baik di ICU maupun diruang rawat isolasi.

Diakui dirinya, dalam sepekan terjadi 5 kasus kematian yang diakibatkan covid-19, hal ini tentu saja harus meningkatkan antisipasi bagi petugas pemakaman.

Pasalnya, tim yang bertugas untuk pemakaman harus standby selama 24 jam untuk menyiapkan mobil jenazah untuk mengantar ke pemakaman di Kilometer 15, Karang Joang.

“Semua tim saat ini siaga, baik yang bekerja di hulu, tim yang penanganan dirumah sakit dan tim pemakaman,” ujarnya.

Ia juga menghimbau, agar masyarakat yang mengetahui dirinya terkonfirmasi positif secara mandiri, sebaiknya segera melaporkan ke Puskesmas setempat.

Agar nantinya, pihak puskesmas akan memantau dan memberikan obat terapi dan dilakukan tracking kontak erat dengan lainnya.(*/gas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here